Sore itu tiba tiba kamu mengirimkan pesan singkat bahwa kamu mau ikutan camping bersama teman2 yang lain. Sangat mendadak tapi aku senang. Kita Janjian jam 8 Malam di Indomaret Pupay sebagai titik kumpul beberapa rombongan yang berjumlah 8 orang. 4 Orang dari semarang dan 4 orang dari Jogja. Sungguh aku tak membayangkan sebelumnya akan peristiwa yang mendekatkan kita ini.
Pada saat mendirikan tenda dome , kamu begitu terheran heran, sepertinya belum pernah pergi ke alam dengan peralatan gunung, lalu kamu dan teman teman masak air buat kopi untuk teman kita ngobrol sampai tengah malam. Hanya kamu dan 1 orang temanmu yang tidur dalam tenda dome menggunakan sleeping bag, karena yang lain tidur di diluar semua. Asumsinya tentu saja karena kamu pemula sementara yang lain sudah terbiasa dengan dinginnya malam di gunung.
Pagi hari bangun pagi bersama, terlihat kecantikanmu yang alami tanpa make up, kamu duduk di pinggir kolam sambil menikmati bubur panas buatan bersama, sementara kami sibuk mengabadikanmu dari sisi kolam yang lain, kamu begitu anggun, muda dan cantik.
Selepas makan kita mancing bareng, alangkah senangnya dirimu menikmati keasyikan memancing apalagi saat umpan dimakan dan kamu berhasil menaikan ikan ke darat. Sambil terus memancing aku sangat memperhatikan setiap gerak gerikmu, setiap tingkahmu dan semuanya membuat aku kagum. Sementara teman teman yang lain tenggelam dalam sukacita memancing, aku terus mengamati dan memperhatikanmu dengan tulus.
Segala aktifitas kita menjadi hal yang baru bagimu, terlihat betapa kamu sangat menikmatinya momen demi momen, waktu demi waktu dan akhirnya sudah sore saatnya kita pulang. Aku mengantarmu sampai ke rumah, aku mengembalikanmu pada budhemu, dan sepertinya diantara kita belum puas ketemu sehingga masih ada yang terasa ada yang kurang. Ada bagian hati yang kosong, sehingga aku memutuskan untuk memberimu hadiah jalan jalan di hari terakhirmu bekerja.
Naik Bianglala

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.