Monday, June 30, 2014

Berbagai cerita tentang ulah pak polisi yang tidak simpatik sering kita dengar. Walaupun pada masa kepemimpinan Pak Kunarto sudah didengungkan sebuah slogan dari polisi indonesia : "Tekadku, Pengabdianku" namun sampai saat ini perubahan paradigma tentang perilaku pak polisi masih terkesan miring. Kupikir tidak adil klo ulah segelintir oknum polisi kita generalisasi sebagai institusi kepolisian yang berbuat miring, namun memang sulit untuk menerimanya.

Beberapa waktu lalu seperti biasa aku masuk kerja melewati perempatan lampu merah yang setiap hari kulewati. Sehingga saking terbiasanya aku tidak melihat lampu merah lagi, karena yang biasanya adalah belok kiri jalan terus maka yang kuperhatikan bukan lampunya tapi pengendara lain atau penyeberang jalan yang mau lewat. Artinya aku lebih konsentrasi pada keselamatan pemakai jalan lain dan juga diriku sendiri daripada memperhatikan lampu merah.

Tiba-tiba prit pritt.... aku menengok ke polisi yang jaga. dia menunjukku sambil nyemprit lagi. Aku langsung tancap gas dan menggeber motor sekencang-kencangnya untuk lari, kupikir daripada uang 20ribu melayang tanpa usaha perlawanan mending lari dulu. Sejujurnya saat itu aku gak tau, kenapa pak polisi menyemprit aku, karena hari kemaren aku juga lewat situ kekiri jalan terus. Singkat cerita pelarianku tidak terkejar. Tapi aku penasaran, sehingga pulang kerja aku lewat situ lagi dan kuperhatikan lampu merahnya. Ternyata memang yang semula lampu merahnya bundar utuh, menjadi berbentuk panah kekiri ( sepertinya ditutup dengan semacam spidol karena bentuknya gak mulus). Sehingga artinya berubah menjadi belok kiri ikuti lampu.

Aku gak penasaran lagi, ternyata pak polisi menyemprit aku karena aku melanggar lampu. Okelah mungkin aku salah saat itu melanggar lampu merah, namun perlu digaris bawahi beberapa hal :
1. Lampu merah itu diganti aturanya dari belok kiri jalan terus menjadi belok kiri ikuti lampu, mestinya ada sosialisasi terlebih dahulu sehingga pak polisi menyemprit tidak untuk menghakimi tapi memberitahukan/memperingatkan secara simpatik, karena jelas-jelas belum ada sosialisasi sebelumnya atau tanda lain semacam tulisan yang dipasang disitu.
2. Dugaan saya pak polisi menghakimi mungkin saja salah, karena aku lari dan tidak terkejar, namun keesokan harinya aku sengaja memperhatikan di lampu merah tersebut dengan berhenti agak jauh. Dan benar saja, ketika ada bapak tua ( sepertinya pns yang berumur 50an belok kiri jalan terus, langsung kena tilang. Aku yakin bapak itu juga karena saking biasanya lewat sehingga dia tetap belok dengan sangat pelan-pelan untuk keselamatan pengendara lain.
3. Kita kadang-kadang terpaksa menggugat dalam hati, sebenarnya aturan itu diterapkan untuk apa? untuk dilaksanakan dengan tujuan penilangan atau untuk ketertiban allu lintas dengan tujuan keselamatan pemakai jalan? Mungkin Hal ketiga ini perlu dipikirkan kembali oleh bapak-bapak oknum polisi, kemudian diresapi dalam hati sehingga tidak memberi kesan miring. Aku yakin kalo menertibkan pemakai jalan secara simpatik pak polisi akan mendapatkan dukungan masyarakat luas dan paradigma lama bisa berubah menjadi paradigma baru yaitu tekadku pengabdian terbaik.

Tema ini terinspirasi sehabis menelpon temen, ternyata temenku sedang di Tawangmangu Karanganyar ikut membantu evakuasi tanah longsor. Darahku langsung berdesir dan greg...luar biasa. Karena biasanya klo diajak rapat atau aktifitas lain temenku ini selalu mikir 2-3 kali untuk melepas waktu kerjanya. Namun begitu ada bencana di negeri ini, gak nunggu esok atau lusa, tapi langsung berangkat tanpa pamrih. Sekali lagi Luar Biasa.

Dalam kamusku ini termasuk dalam kategori aktifitas cinta tanah air, entah menurut orang lain. Karena apa? karena aktifitas ini jelas tanpa pamrih, jelas untuk membantu sesama, jelas untuk menolong anak bangsa yang lagi kena musibah, jelas bukan karena untuk mendapatkan uang, jelas karena perbuatan mulia dll. Suatu sikap dan tindakan yang perlu di contoh, perlu ditiru dan diteladani oleh orang yang merasa menjadi anak negeri ini, negeri Indonesia tercinta.

Analisis saya mungkin bisa salah, bisa jadi motivasi temenku tadi bukan seperti yang kutulis panjang lebar, namun bagiku sama saja. Tindakan tersebut adlh bukti konkret kecintaan terhadap negeri, terhadap sesama dan terhadap ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Lalu apakah tindakan tersebut dapat sebagai ukuran rasa nasionalisme? bagiku iya. Aktifitas menolong korban bencana, berjuang untuk lingkungan hidup yang bersih, memperjuangkan pendidikan untuk kaum miskin, memerangi kemiskinan asalkan dilakukan dengan tanpa pamrih maka itulah ukuran nasionalisme. Begitulah pendapatku, kita boleh beda pendapat kan?

Sebuah renungan mendalam karena dulu aku dididik kenusantaraan dan bela negara setiap minggu 6 jam pelajaran. Rasanya ngomong nasionalisme itu seperti ngaomong seberapa merah darahmu 

Saturday, June 28, 2014

  1. Tahapan dalam teknik memasarkan produk wisata yang ingin kita jual kepada calon wisatawan adalah sebagai berikut :
a.    Sell Your Self – Sell Your Idea – Sell Your Product
b.    Sell Your Product – Sell Your Idea – Sell Your Self
c.    Sell Your Idea  – Sell Your Self – Sell Your Product
d.    Sell Your Product – Sell Your Self – Sell Your Idea


  1. Seorang pengemudi yang sekaligus berperan sebagai Pramuwisata. Ia bertugas mengantarkan wisatawan ke daya tarik atau atraksi wisata yang dikehendaki sekaligus memberikan informasi yang diperlukan disebut :
a.    Pemandu Wisata
b.    Penyuluh Wisata
c.    Driver Guide
d.    Tour Guide

  1. Menurut keterangan para ahli bahwa dalam ketrampilan berkomunikasi apa yang kita katakan pentingnya hanyalah 7%, bagaimana kita mengatakan 38% dan bahasa tubuh pentingnya adalah 55%. Yang termasuk unsur bahasa tubuh adalah sebagai berikut, kecuali :
a.    penampilan, gerakan tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata
b.    Kalimat, gerakan tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata
c.    penampilan, gerakan tubuh, ekspresi wajah dan kontak telpon
d.    penampilan, rangkaian kata, ekspresi wajah dan tatapan mata

  1. Berikut merupakan hak setiap wisatawan, kecuali:
a.       Memperoleh informasi yang akurat mengenai daya tarik wisata
b.      Memperoleh pelayanan kepariwisataan sesuai dengan standar
c.       Memperoleh pelayanan kesehatan 
d.      Memperoleh lapangan kerja


1.        1  Setiap wisatawan berkewajiban seperti di bawah ini, kecuali:
a. menjaga dan menghormati norma agama, adat istiadat, budaya, dan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat setempat. 
b. memelihara dan melestarikan bangunan
c. turut serta menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan,
d. turut serta mencegah segala bentuk perbuatan yang melanggar kesusilaan dan kegiatan yang melanggar hukum. 

2.    Sikap dan perilaku masyarakat yang ramah dan sopan dalam berkomunikasi, memberikan pelayanan serta ringan tangan untuk membantu tanpa pamrih termasuk unsur sapta pesona yaitu :
a.    Ramah Tamah
b.    Sopan Santun
c.    Tata Krama
d.    Kenangan

3.     Berikut termasuk daya tarik wisata alam di Kota Semarang :
a.    Eco Edu Wisata Mangrove Tapak Tugurejo
b.    Water Blaster
c.    Kampoeng Semarang
d.    Puri Maerokoco


4.    Daya tarik wisata budaya yang berlokasi di seputaran Tugu Muda merupakan bekas Stasiun Kereta Api adalah :
a.    Meseum Nyonya Meneer
b.    Museum Rekor Indonesia (MURI)
c.    Museum Kereta Api
d.    Lawangsewu

5.     Untuk membantu wisatawan melakukan pemesanan / reservasi hotel dapat dilakukan sebagai berikut, kecuali :
a.    Reservasi melalui Biro Perjalanan Wisata
b.    Mendatangi Layanan Warung Internet dan Memesan secara Online
c.    Reservasi melalui Dinas Pariwisata
d.    Mengantaran tamu ke Hotel yang dituju.


6.    Taman Margasatwa Semarang adalah salah satu daya tarik pariwisata di Kota Semarang yang banyak dikunjungi wisatawan pelajar dan keluarga di daerah Pantura. Apakah yang menjadi daya tarik utama di tempat tersebut?
a.    Koleksi Bunga
b.    Koleksi Tumbuhan
c.    Koleksi Binatang
d.    Keindaan Taman

Friday, June 27, 2014

  1. Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, diperlukan berbagai fasilitas pendukung. Berikut adalah fasilitas hiburan di Kota Semarang, Kecuali :
a.    Panti Pijat Ellysium, Karaoke Inul Vizta, Bioskop E Plaza, Graha Spa, Peacock Cafe
b.    Panti Pijat Ellysium, Karaoke Inul Vizta, Bioskop E Plaza, Best Spa Spa, Liquid Cafe
c.    Cyntya Sauna, XT Shiatsu, Home Spa, Nav Karaoke, Emporium Spa
d.    As Massage Spa, Top Rinjani Karaoke, Locus Karaoke, Pijat Griya Bugar, VIP Club

  1. Berikut adalah usaha pariwisata di Kota Semarang yang bergerak dibidang jasa makanan dan minuman (Kuliner), kecuali :
a.    Koena Koeni
b.    Starbuck
c.    E- Plaza
d.    Fit & Fresh

  1. Jasa Akomodasi termasuk satu dari 13 Jenis Usaha Pariwisata. Berikut adalah Jasa Akomodasi Hotel Bintang 5 di Kota Semarang, kecuali
a.    Crowne Plaza
b.    Ciputra
c.    Horison
d.    Gumaya Tower

  1. Berikut Hotel di Kota Semarang yang berada di Seputar Simpang Lima, Kecuali :
a.    Horison. Ibis. Holiday Inn
b.    Ciputra, E- Plaza, Horison
c.    Horison, Santika Primere, Ibis
d.    Holiday Inn, @home, Horison

  1. Berdasarkan Surat Keputusan Walikota Semarang No 556/407 Tanggal 21 Desember 2012 tentang desa wisata di Kota Semarang. Berikut adalah tiga desa wisata yang dimaksud dalam Surat Keputusan tersebut :
a.    Kandri, Gajahmungkur, Jatibarang
b.    Jatibarang, Kandri, Wonolopo
c.    Wonolopo, Kandri, Nongkosawit
d.    Nongkosawit, kandri, mijen

Pilihlah Satu Jawaban Yang paling Tepat

  1. Kegiatan perjalanan yang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam waktu sementara adalah pengertian dari :
a.    Pariwisata
b.    Wisata
c.    Wisatawan
d.    Kepariwisataan

  1. Berdasarkan UU No 10 Tahun 2009, segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan merupakan pengertian dari :
a.    Obyek Wisata
b.    Daya Tarik Wisata
c.    Tempat Wisata
d.    Lokasi Wisata

  1. Kepariwisataan Bertujuan Untuk :
a.    Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
b.    Meningkatkan kesejahteraan rakyat
c.    Menghapus kemiskinan;
d.    Semua Benar

  1. Sapta Pesona merupakan kondisi yang harus diwujudkan dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung kesuatu daerah atau wilayah di negara kita. Berikut adalah 7 unsur sapta pesona :
a.    Aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, kenangan
b.    Aman, nyaman, tertib, damai, indah, sejuk, kenangan
c.    Aman, menarik, tertib, ramah tamah, indah, bersih, kenangan
d.    Aman, sehat, nyaman,  tertib, indah, sejuk, kenangan

5.    Salah satu tujuan yang ingin diciptakan dari Sapta Pesona ada suatu kondisi dimana wisatawan dapat merasakan dan mengalami suasana yang  bebas dari ancaman , gangguan, serta tindak kekerasan dan kejahatan merasa terlindungi dan bebas dari tidak kejahatan, penyakit menular, kecelakaan maupun gangguan masyarakat. Pengertian tersebut mengacu kepada :
a.    Tertib
b.    Sehat
c.    Damai
d.    Aman



Thursday, June 26, 2014

Tapi puluhan tahun lalu, aku bertemu seseorang yang membuktikan bahwa modal terbesar ternyata bukan uang.

Melainkan cara berpikir.



Saat itu aku masih kuliah.

Untuk menambah uang saku, aku bekerja paruh waktu sebagai customer service di sebuah warnet. Suatu malam, datang seorang bapak sederhana.

Namanya Pak Giyono.

Beliau duduk di depanku sambil bertanya pelan,

"Mas... ada informasi lowongan CPNS yang baru?

Aku langsung membuka Google. Zaman itu internet belum secanggih sekarang. Aku mencari cukup lama, membuka satu demi satu situs pemerintah.

Hasilnya nihil.

Belum ada pengumuman baru.

Kupikir urusan selesai.

Ternyata sebelum pulang beliau berkata,

"Kalau nanti ada informasi CPNS baru, tolong SMS saya ya, Mas."

Aku mengangguk.

Dalam hati aku berpikir,

"Wah... semangat sekali bapak ini mencari pekerjaan."

Beberapa hari kemudian, aku baru tahu kalau dugaanku salah.

Pak Giyono sama sekali bukan sedang mencari pekerjaan.

Beliau bekerja sebagai tukang parkir di sebuah instansi pemerintah yang setiap hari dipenuhi pencari kartu kuning.

Beliau melihat sesuatu yang tidak terpikir olehku.

Kalau ribuan orang membutuhkan informasi CPNS...

mengapa tidak menjual informasi itu?

Dua hari kemudian akhirnya muncul pengumuman CPNS UIN.

Pagi-pagi sekali aku mencetaknya.

Belum sempat beliau datang, aku lebih dulu mengirim SMS.

Tak lama kemudian Pak Giyono muncul dengan senyum lebarnya.

Beliau mengambil hasil cetakan itu, mengucapkan terima kasih, lalu pamit.

Beliau tidak membawanya ke rumah.

Beliau membawanya ke tempat fotokopi.

Lalu memperbanyaknya.

Dan menjualnya kepada orang-orang yang memang sedang membutuhkan.

Aku tersenyum sendiri.

Bukan karena melihat beliau akan mendapat keuntungan.

Tetapi karena baru sadar...

Aku melihat selembar pengumuman.

Pak Giyono melihat peluang.

Sejak hari itu aku percaya...

Kreativitas bukan milik orang yang sekolahnya tinggi.

Bukan juga milik orang yang punya modal besar.

Kadang kreativitas justru lahir dari orang-orang sederhana yang setiap hari bergelut dengan kehidupan.

Mereka terbiasa melihat peluang di tempat yang bagi orang lain hanya terlihat sebagai sesuatu yang biasa.

Entah sekarang Pak Giyono masih ada di mana.

Tetapi sampai hari ini, setiap kali mendengar kata "kreatif", wajah beliau selalu terlintas di kepalaku.

Karena orang pertama yang mengajariku arti kreativitas...

bukan seorang dosen.

Bukan seorang pengusaha.

Bukan pula seorang motivator.

Melainkan seorang tukang parkir bernama Pak Giyono.


Wednesday, June 25, 2014



Kenangan akan puncak merapi melalui jalur selatan atau kinahrejo mungkin sulit terulang. Kenangan terindah yang pernah kumiliki dengan Mas Komo, Mas Cahyo dan temen yang lain. Waktu itu kinahrejo setiap malam minggu masih rame, baik sekedar kumpul di rumah mbah marijan atau sekedar nyari anget - anget wedang gedang di warung bu pujo.
Mengingat merapi, mbah marijan dan bu pujo sungguh tak terlupakan. mbah marijan yang setia tuhu, rendah hati dan sangat ramah pada setiap orang yang datang ke rumahnya maupun suara ramah bu pujo saat melayani tamu - tamu di warungnya yang minta makan atau sekedar jahe anget... sungguh masih terlihat dan terngiang dengan jelas.
mas Cahyo... mas Komo kapan kumpul lagi? tentu sekarang bersama keluarga dan keponakan- keponakan, atau kita ajari anak kita naik gunung kayak kita masih muda dulu?

Awal tahun 2013 adalah proses yang melelahkan baik fisik maupun pikiran. Namun demikian semua bisa terlewati dengan lancar, setidaknya untuk sementara waktu sambil menunggu hasil proses yang masih berjalan. Ada beberapa hal yang pengen ku tulis disini yaitu tentang jujur dan pembelajaran dari seorang pejabat.
Suatu pagi aku dipanggil seorang tokoh penting se level kabupaten (aku gak nyebutin nama n jabatan agar gak dikira testimoni yang mengandung konten politik), melalui sms beliau memberi dawuh untuk sowan ke rumah bersama beberapa teman. Aku sudah tahu arahnya kemana dan mau ngapain dalam pertemuan itu, namun yang aku tidak menyangka adalah beliau ingin tau dan belajar yang sesungguhnya tidak harus beliau sendiri yang menyelesaikan. Satu demi satu membahas persoalan sampai beliau sendiri menguasai dengan cermat. Hal yang sungguh tak diduga untuk pejabat se level beliau dan juga diantara kesibukan beliau yang begitu padat.
Hal lain yang membuat aku terkesima adalah hampir tidak ada perubahan pola hidup (sederhana) sejak sebelum menjadi pejabat, setelah menjadi pejabat maupun saat ini. Puasa senin kamis, sholat berjamaah mulai subuh sampai isya di masjid, dan cara bersikap dan bersahabat yang tetep menunjukkan kesederhanaan.
Terlepas dari apapun jabatan dan tugas yang diemban beliau saat ini, sebagai pribadi memang sangat jujur dan bersih, Tidak ada tujuan untuk memperkaya diri maupun terpengaruh isu-isu picisan ditengah - tengah masyarakat. Demikian tulisan pagi ini, mungkin kurang jelas, sak jane ngomong opo to iki.... hahaha namun ya inilah hal yang pengen ku ungkapkan agar bisa berbagi dengan pembaca setia blog ini. Semangat pagi dan Salam Hangat dari Semarang!


Jagoanku yang besar sudah 5,5 tahun. Hobi beratnya olahraga. Setiap saat ngajak jalan, berlarian dan bermain bola. Kadang-kadang jam 9 malam gak bisa bobo, dia ngajak bermain bola dulu baru bisa bobo.

Cara berlariannya juga unik, karena dulu di desa lahan sangat luas, sehingga dia mau berlari di dalam rumah, di halaman atau jalanan desa tidak masalah. Lahan sangat mencukupi. Namun ketika hidup di Semarang, lahan sangat terbatas. Dia berlarian dari teras kamar ke teras kamar kos yang lain, kadang loncat pagar teras dan kadang meliuk ke halaman yang sebenarnya lebih layak dikatakan lorong.

Namun dasar hobinya berolahraga, tempat baginya tidak menjadi masalah. Semua dia lakukan dengan riang. Jatuh bangun sudah biasa. kadang nangis kadang diem tapi kesel karena terjatuh itu.... pah... pah... main bola YUk! kata-kata dia waktu aku pulang kantor setiap hari....

Sebagai Ayah, aku selalu memperhatikan perkembangan anak anakku baik perilaku perkembangan fisiknya, maupun mental dan karakternya. Aku juga gak terlalu memberi arahan yang spesifik tetap lebih memberi arahan dan rambu rambu ketika anaknya sudah bia diajak diskusi.


Tendangan bebas dalam permainan sepakbola adalah reward yang diberikan pada sebuah tim karena pihak lawan melakukan pelanggaran. Pengambil tendangan bebas dipilih secara khusus dengan karakter tendangan berupa servis kepada pemaian depan agar bisa mencetak gol. Atau dengan kata lain, pengambil tendangan bebas biasanya pengumpan yang baik yang tidak egois dan berusaha memberi pelayanan kepada teman dalam satu tim agar bisa mencetak gol.

Foto ini jaman masih muda, usia belasan dalam sebuah pertandiangan resmi antar angkatan se Jurusan Teknik Geologi UGM. Stadion Madya lembah UGM dulu masih bernama lapangan pancasila, tanpa tribun penonton dan rumput yang tidak rapi. Namun tidak mengurangi arti dari pertandingan itu sendiri karena tahun itu adalah momen HMTG untuk berkiprah di dunia olahraga profesional dengan mempertandingkan olahraga yang mengaju pada PORTEKNIK dan POEDIES UGM yang akhirnya dari sinilah bibit olahragawan muncul mewakili Teknik dan bahkan UGM di POMNAS.

Namun yang kubahas bukan soal olahraganya, tapi soal pengumpan atau pengambil tendangan bebas. Lalu aku bertanya dalam hati, apa dulu aku pengumpan yang baik yang memberi pelayanan kepada teman lain untuk mencetak gol? Persisnya lupa, yang jelas waktu itu tendanganku cukup keras, sehingga klo mengambil tendangan bebas atau tendangan pojok bisa sampai ke areal berbahaya di jantung pertahanan lawan, Terus apalagi?

Selanjutnya aku baru berpikir sekarang, bahwa seharusnya pengambil tendangan bebas selain penendang yang keras juga harus bermental melayani. Boleh setuju, boleh tidak setuju. tetap Semangat!

Manusia adalah makluk sosial, maka sudah bukan rahasia bahwa setiap orang membutuhkan orang lain. Artinya manusia tidak bisa hidup sendiri, sehingga satu dengan yang lain saling membutuhkan. namun demikian, tentu saja tidak bisa setiap orang yang ada disekitar kita dapat kita kenali dengan baik, maka statusnya pun bisa macam-macam, bisa tetangga, pacar, suami, istri, anak, bapak, ibu, nenek dan seterusnya. Dan salah satu status hubungan yang penting dan sangat menarik untuk dibahas adalah teman.

Teman atau pertemanan sangatlah unik untuk dibahas karena mengandung banyak arti bagi masing-masing individu. Pertemanan ada yang bersifat kuantitatif namun juga ada yang kualitatif. Kuantitatif yang dimaksud adalah bahwa dalam berteman, seseorang mempunyai banyak teman yang merasa dikenal, namun hanya sebatas kenal dan say helo saja. Sementara ada pertemanan yang bersifat kualitatif yaitu jenis pertemanan yang masing-masing mengenali temannya dengan sangat mendalam.

Mengenali karakter, mengenali kebiasaan-kebiasaannya, mengenali keinginannya, mengenali tujuan hidupnya, mengenali selera pacarnya, dan juga mengenali visi dan misinya. Itulah pertemanan kualitatif. Konon menurut ahli psikologi, bahwa seseoarng membutuhkan meninimal 1 orang teman yang dapat menerima kita apa adanya dan mampu memberikan rasa aman agar kita bisa mengembangkan potensi yang ada dalam diri kita secara optimal. sehingga pertemanan kualitatif sangatlah penting dan sangat dianjurkan untuk kita semua. Minimal 1 teman.

Semoga ada manfaatnya dan Salam Sukses

Dua Hari awal bekerja mendapatkan pembekalan, aku baru tau klo ada Hymne Pamong Praja. Biasanya setiap pagi bangun tidur, menjelang berangkat kerja atau aktifitas lain selalu mendengarkan lagu indonesia raya dan bagimu negeri. Mulai saat itu tambah satu lagu, yaitu Hymne Pamong. Berikut liriknya dapat dilihat dibawah ini, sedangkan lagunya, bagi yang menginginkan dapat request ke karisjogja(at)yahoo.com. Aku kirimkan ke email yang menginginkan.

HYMNE PAMONG
(ABDI PRAJA DHARMA SATYA NAGARA BHAKTI)

DEMI TUHAN YANG MAHA ESA
NUSA DAN BANGSA

AKU BERSUMPAH SETIA
UNTUK MENGABDI DAN MELINDUNGI
SERTA MENGAYOMI BANGSAKU,NEGERIKU TANAH AIRKU
INDONESIA, KUSERAHKAN SELURUH JIWA RAGAKU

KUKERAHKAN SELURUH DAYAKU
UNTUK PERTIWI

TERIMALAH BAKTIKU
TERIMALAH PENGABDIANKU
ABDIPRAJA
DHARMA SATYA NAGARA BHAKTI

Sunday, June 8, 2014

Piala dunia semakin dekat, setiap kumpulan orang yang nongkrong di warung kopi, angkringan atau warung burjo membicarakan prediksi negara yang bakal juara, pemain yang akan bersinar maupun bumbu-bumbu obrolan lain yang sangat menarik. Namun saya tidak tertarik untuk membahas obrolan-obrolan itu. Karena untuk tahun ini belum punya jago. Saya lebih tertarik untuk membahas taktik sepakbola yang pernah kupelajari dari seorang tokoh masyarakat di kampung.
Namanya Kasino Budi Santoso. Sekarang sudah almarhum, namun pemikiran dan semangatnya masih tergambar jelas dan kata-katanya masih terngiang di telinga ketika bertanding atau membawa tim olahraga. Hal - hal yang patut ditiru dan diteladani yang pertama adalah semangatnya yang tinggi dan selalu memberi kepercayaan diri kepada tim. Seorang Kasino tidak pernah terlalu pusing dengan anggota tim yang dipunyai maupun kelihaian pemain - pemain lawan. Beliau akan fokus pada anggota tim yang ada, memberikan semangat bahwa peluang menang itu selalu ada dan meracik taktik untuk menghadapai setiap lawan yang berbeda.
Formasi yang paling beliau pakai adalah 4 - 3 - 3 atau 4 - 4 - 2. bergantung lawan yang dihadapi. Ketika lawan dianggap seimbang atau lebih lemah maka formasi 4 - 3 - 3 akan dimaksimalkan sedangkan ketika tim lawan dianggap lebih kuat maka pilihannya adalah 4 - 4 - 2. Pertahanan belakang selalu 4 dengan menempatkan seorang bek kanan, bek kiri, bek tengah dan seorang stoper di depan bek tengah. Ini formasi yang tidak pernah berubah penempatannya baik menggunakan formasi bertahan maupun menyerang.
Posisi yang kutempati ketika masih smp kelas 1 adalah gelandang kanan. Menurut beliau posisi gelandang ini vital karena harus membantu menyerang saat tim menyerang dan membantu bertahan saat tim diserang. Seorang gelandang harus mempunyai fisik 1,5 atau 2 kali dari pemain lainnya agar daya jelajahnya tinggi dan mampu menjalankan instruksi pelatih dengan baik. 

Bagi seorang pelatih Kasino, BS penempatan pemain hanya soal taktik, selama pemain yang ada dalam tim bisa berlari, menendang dan mengontrol bola dengan baik, maka potensi pemaian akan ditempatkan dimana berdasarkan seberapa baik berlari dan seberapa bagus mengontrol bola. Biasanya pelatih hanya akan menempatkan 3 sampai 4 pemain kunci, masing - masing sebagai penyerang, gelandang dan pemain bertahan. Ketiga pemain kunci tersebut untuk posisi penyerang diutamakan punya tendangan terarah, dan bisa berlari kencang sedangkan pemain gelandang diutamakan yang mempunyai fisik yang kuat sehingga bosa terus berlari. Posisi pemain bertahan akan di isi oleh seorang bek tengah yang mempunyai tendangan kencang sedangkan untuk bek kiri dan kanan harus pelari - pelari yang kencang sementara untuk stoper nya diharapkan seorang yang mempunyai kontrol bola yang sempurna.
Dengan kombinasi pemain itu maka tim sudah bisa bermain dengan baik, strategi secara umum bahwa pemain dilarang membawa bola terlalu lama. Untuk pemain bertahan arahannya adalah bagaimana agar pemain lawan tidak lolos berlari mendekati gawang, sehingga tugas pemain bertahan adalah selalu menempel ketat penyerang lawan di area pertehanan sendiri, lalu klo membuang bola diarahkan ke samping, tidak boleh ke tengah. Dengan petunjuk yang sederhana itu, memudahkan pemain untuk saling berkoordinasi dan hafal gaya permainan dari teman-temannya, namun apabila berhadapan dengan tim yang sudah biasa bermain maka akan sangat membosankan karena bola akan berkutat selalu di lapangan tengah akibat permainan yang sudah terbaca.
Yang perlu digaris bawahi kepemimpinan seorang kasino adalah cara memberi instruksi yang sederhana, bisa membangkitkan kepercayaan diri pada pemain dan akan selalu disamping pemain walaupun suatu saat pernah kalah. Bahkan dengan tim sekuat apapun, kasino selalu mengatakan bahwa dengan strategi yang sudah direncanakan pasti bisa memenangkan pertandingan. Dan terbukti dibawah kepemimimpinan almarhum kasino pada saat itu, tim amg selalu menjadi kampium di setiap turnamen di kelasnya. (habis)


Saturday, June 7, 2014

Belakangan ini rame diberitakan akan dibuka ribuan lowongan cpns di seluruh Indonesia. Hal ini tentu merukan peluang kerja yang cukup menarik untuk angkatan kerja yang belum bekerja. Tentu sana lowongan cpns yang tersedia dipastikan lebih sedikit dari jumlah angkatan kerja yang akan mencoba peruntungan mendaftar seleksi cpns, untuk itu diperlukan kiat - kiat atau tips agar bisa lolos dan diterima menjadi pns. Berikut beberapa tips yang harus diperhatikan :
1. Dapatkan informasi lowongan cpns seluas luasnya baik instansi penerima, formasi lowongan maupun jumlah dan syarat setiap formasi.


2. Kelola informasi tersebut berdasarkan waktu pelaksanaan tes, apabila waktu pelaksanaan berbeda, dimungkinkan mendaftar lebih dari 1 instansi. Misalnya CPNS Pusat Kementerian dan CPNSD Kabupaten/Kota.
3. Tentukan formasi yang sesuai dengan minat dan bidang yang kita kuasai lalu bandingkan antara yang satu institusi dengan yang lain pada formasi yang sama.
4. Tidak dianjurkan memilih formasi yang syaratnya terlalu umum, misalnya formasi  "perencana program dan evaluasi" syarat lulusan ekonomi manajemen, ekonomi pemasaran, akuntansi dan ekonomi pembangunan. Lebih disarankan yang spesifik, misalnya : Formasi "Perencana Program dan Evaluasi" syarat lulusan ekonomi pemasaran.
5. Setelah menentukan pilihan jangan lupa belajar soal - soal cpns terdahulu untuk memperdalam ilmu dan menyiapkan bekal sebaik baiknya sebelum tes.
6. Minta doa restu pada orang tua, dan berdoa setiap saat pada Tuhan sesuai keyakinan masing - masing. Untuk masalah pekerjaan bagi yang muslim di sarankan sholat sunat dhuha.
7. Ikuti tes sesuai jadwal dan petunjuk yang telah ditentukan.
8. Kerjakan tes dengan penuh percaya diri, tidak perlu melihat kiri kanan, dan yakinlah dengan kemampuan diri sendiri.
9. Tunggu kabar hasil kelulusan dengan tetap berdoa.
10. Apabila sukses, syukurilah dengan penuh suka cita, apabila belum berhasil jangan kecewa. Ulangi dikesempatan berikutnya. Klo sudah rezeki gak akan lari kemana..

Demikian saran dan kiat-kiat bagi yang ingin melamar formasi lowongan kerja cpns di lingkungan pemerintah daerah, pemerintah kab/kota maupun pusat. Semangat Mencoba!

Thursday, June 5, 2014

PNS kepanjangan dari Pegawai Negeri Sipil adalah salah salah satu profesi pilihan untuk angkatan kerja tahun 2014. Image yang terbentuk bahwa seorang pns atau pegawai negeri sipil itu bekerja atau tidak bekerja tetap digaji sama, artinya tidak ada sistem penargetan yang harus dicapai pun tetep menerima gaji setiap bulan dengan besaran yang sama.
Contoh Raport PNS Pasca Lebaran
Hal ini menarik untuk dikaji, karena klo dicermati dimanapun kita bekerja pastilah memiliki tugas pokok dan fungsi yang harus dilaksanakan oleh setiap pekerja termasuk PNS. Tugas Pokok dan fungsi dirinci secara detail sesuai bidangnya. Lalu persoalannya apa sampai timbul image bahwa pns kerja atau tidak kerja sama saja?
Persoalannya adalah bahwa kinerja seorang PNS tidak berkorelasi secara langsung dengan penghasilan ataupun promosi jabatan. Jenjang karier lebih ditentukan pada senioritas, loyalitas dan selera pimpinan dibandingkan dengan kriteria obyektif dan ukuran kinerja seorang PNS. Disini menurut saya menjadi sangat menarik karena ukuran - ukuran itu akhirnya dipersepsikan secara individual.
Bagi saya pribadi, bekerja sebagai PNS minimal melaksanakan beberapa hal :
1. Melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai SOTK yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah.
2. Mengingatkan pimpinan untuk mengambil kebijakan dan melaksanakan program sesuai dengan visi, misi institusi.
3. Mencoba memberikan kontribusi kepada masyarakat secara riil yang berdampak langsung terhadap  peningkatan skill, pendidikan non formal serta peluang kerja dalam rangka meningkatkan taraf hidup.
4. Mencoba memberikan masukan dan ide - ide kepada pimpinan maupun institusi agar program - program yang dilaksanakan membumi kepada masyarakat.
Itulah beberapa hal yang minimal harus dikerjakan, sehingga tidak berkaitan langsung apakah penghasilan saya meningkat? apakah saya dipromosikan karier? apakah saya diperhatikan pimpinan? itu menjadi tidak penting, karena resiko dari melaksanakan 4 hal itu berat. Bisa jadi justru kita di anggap idealis sehingga banyak yang tidak menyukai pemikiran dan tindakan-tindakan kita.
Harapan Penyempurnaan Penilaian Kinerja PNS

Lebih menarik lagi saat ini sistem penilaian kinerja PNS diperbaharui. Setiap PNS harus membuat SKP atau sasaran kinerja pegawai yang berisikan target pencapaian secara kuantitatif hal - hal yang harus mereka kerjakan sesuai deengan tugas pokok dan fungsinya. Patut kita tunggu, apakah dengan SKP ini kinerja PNS bisa meningkat dan menghilangkan citra negatif yang selama ini melekat pada profesi ini. Demikian tulisan ini sebagai bahan renungan untuk diri sendiri dan para pembaca yang mungkin berprofesi sama.

📌 Artikel Pilihan
Pendakian Merbabu
Pendakian Merbabu yang Selalu Haru Biru

Gunung Merbabu bukan sekadar tempat mendaki. Setiap langkah menyimpan cerita, perjuangan, dan haru yang selalu membuat rindu untuk kembali.

➜ Baca Selengkapnya

CATATAN HARIAN

Popular Posts

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Malam itu aku terbangun karena celana dan sprei basah. Kukira hanya kejadian biasa, tetapi malam itulah awal perjalanan yang akhirnya membawaku menjalani hemodialisis. Sebuah kisah nyata tentang ujian, harapan, dan ikhtiar.

Baca Selengkapnya »
Hubungi Kami Kariswisata