Saturday, April 8, 2023



Mengarungi  jeram dengan perahu karet  bagi sebagian orang cukup menantang. Namun, mengarungi jeram menggunakan   ban tentu 10 kali lebih menantang. Tantangan itu bisa diperoleh di wisata   river tubing  Mayangsari, Kelurahan Kalipancur. Istilah  river tubing  digunakan untuk mengarungu jeram menggunakan ban.  River tubing  memanfaatkan daerah aliran sungai (DAS) Kreo yang melintasi sebagian wilayah Mayangsari, Kelurahan Kalipancur.

Di Wisata Mayangsari, wisatawan berkesempatan menyusuri sungai sepanjang tiga kilometer. Selepas menikmati river tubing, makanan khas Wisata Mayangsari sudah menanti untuk disantap yakni udang locok dan sego lepen. Udang locok terbuat dari udang  kali  yang dicampur dengan bumbu. Udang dan bumbu dimasukkan ke dalam bambu khusus jenis  pring legi  kemudian dipanggang di atas bara api.

Wisata Mayangsari  terletak di Jl. Mayangsari Selatan Kelurahan Kalipancur Kecamatan Ngaliyan. Wisata River Tubing Mayangsari dikembangkan oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Mayangsari Wisata River Tubing Mayangsari ini buka setiap hari dari pukul 07.00-15.00 WIB. Harga Paket wisata Mayangsari bervariasi mulai 50.000 - 95.000 untuk umum minimal 15 peserta. Paket tersebut sudah termasuk kuliner udang locok, nasi lepen dan wedang sedang.

Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi instagram di wisata_mayangsari atau klik disini.





Wisata Dung Tungkul merupakan tujuan wisata di Kota Semarang dengan konsep mix antara petualangan dan kuliner. Wisata Dung Tungkul buka setiap hari senin-kamis serta sabtu dan di hari minggu sudah buka mulai pukul 06.30-17.00. Banyak atraksi wisata di Dung Tungkul antara lain : keceh, berenang di sungai, river tubing di sungai alam.

Sementara Wisata Dung Tungkul juga menyediakan berbagai aneka kuliner terdiri dari 14 lapak yang menghidangkan kulinerkhas lokal seperti gendar pecel, nasi jagung, sate kere, kopi, wedang uwuh dan berbagai makanan lainnya.

Transaksi pembelian di Wisata Dung Tungkul ini sangat unik yaitu menggunakan kepeng, yaitu koin terbuat dari kayu yang setiap kepengnya senilai 3000 rupiah. Setiap wisatawan di Wisata Dung Tungkul menukarkan uang rupiahnya dengan kepeng terlebih dahulu sebelum bertransaksi.

Nah, cukup unik dan menarik kan? Yuk kunjung wisata dung tungkul, untuk reservasi bisa klik disini

Friday, April 7, 2023

 

kampung jambu krstal


Kampung Jambu Kristal merupakan daya tarik wisata edukasi petik buah andalan di Kota Semarang. Mengandalkan beragam paket wisata edukasi pertanian, kampung jambu kristal menjadi rujukan buat kalangan petani maupun anak sekolah. Berbagai teknik pembibitan, pencangkokan, penanaman maupun membuat media tanam dan pupuk organik dijelaskan dan dipraktekkan di depan peserta wisata edukasi.

Berikut beberapa paket wisata edukasi yang ditawarkan :



Buah, sayur dan tanaman  yanga da di Kampung Jambu Kristal antara lain jambu kristal, kelengkeng, Pepaya California, Anggrek dan Kentang Hitam. Pada saat musim panen, buah dan sayur ini dapat dibeli secara langsung di Kampung Jambu Kristal yang terletak di RT 03, 04, 05, 10 di RW 02 Kelurahan Wates Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang

Selain bisa dimakan langsung buahnya, Jambu Kristal juga bisa di buat beraneka ragam olahan diantaranya, Jus Jambu Kristal, Manisan Jambu Kristal, Sirup Jambu Kristal, Karamel Jambu Kristal, Pastry Jambu Kristal, dan Madumongso Jambu Kristal. 

Tunggu apalagi? bagi yang akan belajar tentang seluk beluk pertanian buah khususnya jambu kristal dan kelengkeng serta belajar membuat media tanam dan pupuk organik dapat melakukan reservasi disini


Saturday, April 1, 2023

 Sibarista pada awalnya adalah program pendampingan tata kelola dan peningkatan sdm pemandu wisata dari anggaran Dana Alokasi Khusus Bidang Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang selama tahun 2019 - 2021. Pada tahun 2022 anggaran untuk pendampingan tidak ada dan setelah di evaluasi program pendampingan secara formal tidak cukup efektif untuk menghasilkan ouput yang sudah di tentukan sehingga dibuatkan menjadi kegiatan informal yang dilakukan oleh Komunitas Pengelola Desa Wisata dan Rintisan Wisata se Kota Semarang.

Sibarista adalah kependekan dari Sinau Bareng Pemasaran Pariwisata yang bertujuan untuk :

1. Silaturahmi dan saling berbagi informasi perkembangan wisata di tempat masing2 antar pengelola daya tarik wisata dan desa wisata khususnya untuk penelola rintisan wisata

2. kolaborasi pemasaran antar pengelola dengan menciptakan paket paket wisata bersama, saling tukar media promosi dan saling merekomendasikan  kepada wisatawan

3. Menciptakan produk wisata di tempat masing untuk membuat paket atraksi baru, menambah variasi paket untuk target pasar yang berbeda , memfokuskan paket / produk wisata kepada target pasar tertentu yang di dorong oleh kebutuhan / permintaan pasar

4. Meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM dalam pemasaran digital melalu platform media sosial, website, blog, google bisnis dst

5. Hal2 diatas di kemas dalam bentuk Sinau bareng. Yang sudah pinter membimbing yg masih belajar, yang sudah bisa membimbing yang belum bisa, yang lebih memberi bimbingan yang masih kurang dst

Dan apabila diperlukan satu dua kali mendatangkan narsum yang sesuai dengan kebutuhan aktual di lapangan


📌 Artikel Pilihan
Pendakian Merbabu
Pendakian Merbabu yang Selalu Haru Biru

Gunung Merbabu bukan sekadar tempat mendaki. Setiap langkah menyimpan cerita, perjuangan, dan haru yang selalu membuat rindu untuk kembali.

➜ Baca Selengkapnya

CATATAN HARIAN

Popular Posts

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Malam itu aku terbangun karena celana dan sprei basah. Kukira hanya kejadian biasa, tetapi malam itulah awal perjalanan yang akhirnya membawaku menjalani hemodialisis. Sebuah kisah nyata tentang ujian, harapan, dan ikhtiar.

Baca Selengkapnya »
Hubungi Kami Kariswisata