Wednesday, October 4, 2017

International Conference On Sustainable Tourism (ISTC) 2017 - Indonesia saat ini menempatkan pariwisata sebagai sektor prioritas pembangunan, bahkan core business Indonesia. Untuk mencapai hal tersebut maka para pemangku kepentingan dalam kepariwisataan membutuhkan sinergi dan integarasi yang sangat baik. Disamping menjadikan mesin penggerak ekonomi, kepariwisataan nasional sudah seharus dijalankan dengan kesadaran bahwa pariwisata seharusnya juga bisa melestarikan baik budaya maupun lingkungan di destinasi wisata melalui praktik-praktik pariwisata yang berkelanjutan. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia berkolaborasi dengan World Tourism Organization (UNWTO), akan menyelenggarakan sebuah konferensi internasional tentan pariwisata berkelanjutan dengan tema “Managing Tourism as Sustainable Business Model For a Sustainable Future”. Konferensi ini akan menjadi wadah untuk para pemangku kepentingan, baik publik maupun swasta untuk berbagi pengalaman, metode dan inisiatif baru dalam pengembangan model bisnis yang dapat mentransformasi dan menyeimbangkan pelestarian budaya dan lingkungan menjadi manfaat ekonomi bagi usaha pariwisata. Konferensi Internasional tentang pariwisata berkelanjutan yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober – 1 November 2017 di Yogyakarta, terbuka untuk peserta nasional maupun internasional untuk membahas secara sistematis pengembangan model bisnis, pola pengawasan, dan inovasi dalam penerapan kebijakan, strategi, dan proses pengelolaan pariwisata berkelanjutan.
Rencana Pelaksanaan:
Hari, Tanggal: 31 Oktober - 1 November 2017
Waktu: 09.00 - selesai
Tempat: Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

📌 Artikel Pilihan
Pendakian Merbabu
Pendakian Merbabu yang Selalu Haru Biru

Gunung Merbabu bukan sekadar tempat mendaki. Setiap langkah menyimpan cerita, perjuangan, dan haru yang selalu membuat rindu untuk kembali.

➜ Baca Selengkapnya

CATATAN HARIAN

Popular Posts

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Malam itu aku terbangun karena celana dan sprei basah. Kukira hanya kejadian biasa, tetapi malam itulah awal perjalanan yang akhirnya membawaku menjalani hemodialisis. Sebuah kisah nyata tentang ujian, harapan, dan ikhtiar.

Baca Selengkapnya »
Hubungi Kami Kariswisata