Saturday, March 7, 2015


Dalam rangka memperingati Hari Kartini, BP3AKB Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan SPE mengadakan Lomba Foto dengan tema : Meningkatkan Kehidupan Layak Bagi Perempuan dan Anak Jawa Tengah.
Tujuan :
1. Meningkatkan pemberdayaan Perempuan untuk lebih mandiri dan berdikari dalam meningkatkan taraf hidup ekonomi mereka.
2. Melindungi Anak-Anak Indonesia dari tindakan kejahatan dilingkungan sekitar mereka dan memberikan pendidikan yang lebih bagus dan bermutu.
Ketentuan Lomba :
1. Lomba Foto terbuka untuk Umum.
2. Foto yang diikut sertakan adalah foto terbaru dengan periode pemotretan dari tanggal : 1 Januari 2014 s/d 25 Maret 2015 dengan menggunakan kamera digital di wilayah Jawa Tengah.
3. Karya Foto yang dikirim adalah karya cipta sendiri dan belum pernah memenangkan penghargaan dalam lomba fotografi apapun.
4. Foto diposting di facebook SPE ( dalam album lomba BP3AKB ) dan dikirim versi Hi-Res dengan format JPG ke email SPE : semarangphotographyevent@gmail.com ( WAJIB ).
5. Pengiriman Foto di Facebook SPE :
- Sisi foto terpanjang WAJIB minimal 2000 pixel (Image Option : High Quality) dan tanpa watermark
(tidak sesuai ketentuan akan kami hapus). – Foto adalah hasil karya sendiri dan bukan Digital Imaging (Olah Digital) dan tanpa watermark. – Foto harus diberi judul.
6. Pengiriman foto HI-Res ke email SPE :
- Resolusi foto 300 pixel dan tanpa watermark (tidak sesuai ketentuan akan kami diskulifikasi). – Foto adalah hasil karya sendiri dan bukan Digital Imaging (Olah Digital) dan tanpa watermark. – Foto harus diberi judul.
7. Foto yang masuk Nominasi akan dipamerkan bersamaan Pameran Foto SPE di Paragon Mall Semarang tanggal : 20 – 22 April 2015.
8. Olah digital sebatas dark room.
9. File foto harus menyertakan data properties foto (EXIF).
10. Pengiriman foto disertai data pribadi fotografer.
11. Panitia berhak mendiskulifikasi peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap tidak memenuhi ketentuan dan dianggap ada kecurangan dalam keikutsertaan lomba.
12. Pengiriman foto mulai tanggal : 12 Februari 2015 sampai dengan 25 Maret 2015, pukul : 23.55 wib.
13. Pengumuman pemenang tanggal 30 Maret 2015 di facebook SPE.
14. Tidak dipungut biaya apapun untuk mengikuti lomba ini.
15. Foto pemenang akan dipergunakan oleh BP3AKB Provinsi Jawa Tengah untuk media edukasi, sosialisasi dan informasi.
16. Bagi foto nominasi yang akan dipergunakan oleh BP3AKB Provinsi Jawa Tengah, akan dibicarakan lebih lanjut.
Hadiah :
1. Juara 1 : Rp. 3.000.000,-
2. Juara 2 : Rp. 2.000.000,-
3. Juara 3 : Rp. 1.500.000,-
4. Juara 4 : Rp. 1.000.000,-
Juri :
1. Priyadi Paripurnawan
2. Gholib
3. Andi Kusnadi
4. BP3AKB Provinsi Jawa Tengah
5. BP3AKB Provinsi Jawa Tengah
sumber berita : https://www.facebook.com/groups/smgphotoevent


Senin, 23 Maret 2015 Pukul 07.00 – 13.00 WIB di  Aula Gedung E Universitas Dian Nuswantoro Semarang
Pembicara :
1. LEONTINUS ALPHA EDISON
– CO-Founder And Director at Tokopedia
2. M ADITYA ARIEF NUGRAHA
– CEO PT Gamatechno Indonesia
– Komisaris Utama PT Aino Indonesia
– Executive Director Jogja Digital Valley
Fasilitas :
– Seminar Kit
– Sertifikat Seminar Nasional
– Snack & Lunch
Biaya Pendaftaran : Rp. 60.000
Kontak :
Deniya : 0896-2509-9733
Alifah : 0819-0441-3345
twitter: @hmti_udinus
email : hmti@orma.dinus.ac.id
Website : http://hmti.dinus.ac.id/semnas


Rute Bus Trans Semarang Koridor 1 : Jalur Garis Biru
#Dari Terminal Mangkang ke Terminal Penggaron :
Terminal Mangkang – Pasar Mangkang – Sango – Kawasan Industri – Karanganyar (SMA 8) – Karpet – KTI – Taman Lele – Lapangan Tugu – PLN –  RSUD Tugu – Pengadilan – Muradi – Cakrawala – Pasar Karangayu – ADA Swalayan – Pasar Bulu – SMA 5 (jalan Pemuda) – Balai Kota – halte Pandanaran I (depan Manulife Financial) –TB.Gramedia – Simpang Lima (depan Hotel Ciputra) – RRI Stasiun (Ahmad Yani I) – Mullo (Milo) – Lotte Mart – Beruang – ADA Swalayan Majapahit –  BLK – Pedurungan/Samsat – Zebra – GOR Manunggal Jati – Pucang Gading – Terminal Penggaron.

#Dari Terminal Penggaron ke Terminal Mangkang :
Terminal Penggaron – Bitratex – Pucang Gading – Manunggal Jati – Zebra – BLK – ADA Majapahit – Pasar Gayamsari – Kelinci – Mullo (Milo) – RRI -SPBU (Ahmad Yani II) – Simpang Lima  – TB.Gramedia – Pandanaran – SMA 5 – Balaikota – Pasar Bulu – ADA Swalayan Jl. MGR.Soegijapranata – Karangayu – Cakrawala – Muradi – Pengadilan – RSUD Tugu – PLN – Lapangan Tugu – Taman Lele – KTI – Karpet – Karanganyar (SMA 8) – Kawasan Industri – Sango – Pasar Mangkang – Terminal Mangkang.

Rute Bus Trans Semarang Koridor 2 :  Jalur Garis Merah
#Dari Terminal Terboyo, Semarang ke Terminal Sisemut, Ungaran
Terminal Terboyo – RSI Sultan Agung – Lik Tengah – Kampoeng Semarang – Sawah Besar Kaligawe- Pasar Kobong – STIE BPD Jateng Johar – Balai Kota – Katedral – RSUP Kariadi – Ngaglik – SPBU Gajahmungkur – RS.Elizabeth – Pasar Kagok – SPBU Akpol – SMU Don Bosko – Kesatrian – Bukitsari – Ngesrep – Ruko Setiabudi – SPBU Sukun – Banyumanik – Mega Rubber – Gedawang – Alun-alun Ungaran- Terminal Sisemut.

#Dari Terminal Sisemut, Ungaran ke Terminal Terboyo, Semarang
Terminal Sisemut – BPK Jawa Tengah – Gedawang – Mega Rubber – Pasar Banyumanik – TK Srondol – Pasar Jatingaleh – Kesatrian – SMU Don Bosko – Gelael Akpol – Taman Gajahmungkur – RS Wira Bhakti Tama – SMAN 5 – Layur – Stasiun Tawang – Pertamina Pengampon – SPBU Kaligawe – SMP Sultan Agung – RSI Sultan Agung – Terminal Terboyo..

Keterangan:
* Koridor 1 dari Mangkang & Penggaron, belok ke Jl. Pemuda dan berputar di depan kantor Pertamina (berhenti di halte SMA 5 dan Balai Kota).
* Koridor 1 dari Terminal Penggaron berputar dan berhenti di Halte Simpang Lima.
* Koridor 2 dari Terminal Terboyo dan Terminal Sisemut berputar di Taman Diponegoro dan berhenti di halte RS. Elisabeth.


sumber : www.facebook.com/TransSemarang


Berawal dari kesulitan dana untuk pemusatan latihan menghadapi pekan olahraga, tim panjat tebing sleman berupaya untuk mencari dana guna memaksimal potensi seluruh atletnya dengan membuat paket wisata tebing siung. Tak disangka dan tak di nyana, setelah paket publish ternyata banyak peminat, mulai dari biro tour & travel yang pengen memasukkan sebagai paket sepsial jogja, maupun kelompok - kelompok kecil backpaker yang langsung janjian dilokasi untuk memanjat puluhan jalur panjat tebing di Pantai Siung.Uniknya beberapa media televisi dan media online juga pernah membeli paket khusus panjat tebing siung ini sebagai menu siaran mereka.


Untuk penjualan paket wisata yang dijulan oleh Biro Perjalanan Wisata, biasanya menggabungkan dengan daya tarik wisata lain yang sejenis (petualangan) yaitu Lava Tour Merapi dan Caving Goa Pindul. Dari beberapa kali menerima tamu dari biro perjalanan wisata, bahwa paket Lava Tour Merapi, Goa Pindul dan Panjat Tebing Siung menghabiskan waktu seharian bahkan sampai menjelang malam karena jarak tempuh yang lumayan jauh dan kemacetan di hari minggu.
Tertarik untuk membuat paket wisata minat khusus? selamat Menikmati keindahan pantai siung dan tantangan dari puluhan jalur pemanjatan di tebing siung, surganya para pemanjat.


Membaca, melihat dan mendengarkan pemberitaan tentang kisruh anggaran di DKI Jakarta, ternyata tergelitik juga untuk berpendapat menyikapi hal tersebut. Pada prinsipnya pendapat ini bukan berupa keberpihakan kepada salah satu pihak, namun semata mata pandangan netral terhadap kedua pihak yang bersiteru.
1. Sungguh tidak bijaksana sebagai Gubernur Kepala Pemerintahan DKI Jakarta, Ahok sering mengucapkan kata-kata yang cenderung provokatif dan lepas kontrol. Apapun alasannya (gertakan, pura-pura, psywar dll) tetep tidaklah etis bila sampai mengeluarkan kata-kata yang menyebut institusi dewan yang tidak pantas.
2. Substansi permasalahan sesungguhnya pada anggaran yang akan diajukan ke kemendagri, apakah versi ahok (eksekutif) atau versi dewan (legislatif). Sekilas dalam mediasi di kemendagri bahwa ahok memang tidak meng input sesuai yang disepakati di pleno karena menganggap ada dana siluman. Sementara Haji Lulung (Dewan) bersikukuh bahwa anggaran yang diajukan ke kemendagri adalah yang ditetapkan dalam pleno. Dalam satu sisi kita sulit untuk menilai, yang mana yang ditetapkan dalam pleno? klo benar bahwa ahok tidak menginput sesuai kesepakatan dalam pleno sidang anggaran, tentu juga melanggar aturan karena perda anggaran adalah produk bersama antara ekskutif dan legislatif.
3. Terlepas dari hasil penyelidikan tentang dana siluman yang masih berproses di KPK dan Polri dimana kita belum mengetahui hasilnya, tentu pernyataan Haji Lulung (Dewan) benar adanya bahwa klo ahok tidak meng input anggaran e budgeting sesuai hasil sidang pleno anggaran adalah suatu bentuk ketidaktaatan terhadap peraturan.
4. Secara pribadi saya mengagumi prinsip ahok, idealisme dan kinerjanya. Namun gaya komunikasinya yang cenderung temperamental justru membuat kurang efektif. Duduk bersama dengan dewan dan menelusuri asal usul dana siluman baik dari SKPD ataupun dari oknum anggota dewan bisa jadi pilihan yang dapat memenangkan ahok, haji lulung, dewan dan juga rakyat Jakarta, 
Mudah - mudahan pendapat ini ada manfaatnya untuk sekedar melepas uneg-uneg menyikapi pemberitaan media massa yang mengusik


Ingsun paring dhawuh marang sira kabeh; para Putra-putra Dalem, Sedherek Dalem, Sentana Dalem, uga para Abdi Dalem, lan sira kang duwe kalenggahan ana ing Kraton Ngayogyakarta, nyambung karo Sabdatama Ingsun nalika surya kaping 10 Mei 2012.

"Mangertiya, ingsun uga netepi pranatan, paugeran lan janjiku marang Gusti Allah, Gusti Agung Kang Kuasa Cipta uga para leluhur kabeh, mula ingsun paring dhawuh yaiku:

1. Ora isa sapa wae, ngungkuli utawa ndhuwuri mungguhing Kraton. 

2. Ora isa sapa wae, mutusake utawa rembugan babagan Mataram, luwih-luwih kalenggahan tatanan Mataram. Kalebu kang gandheng cenenge karo tatanan pamarintahan, kang bisa mutusake Raja. 

3. Marang sapa wae kang uwis kaparingan kalenggahan, manut karo Raja, sing maringi kalenggahan.

4. Sing gelem lan ngrumangsani bageyan saka alam lan gelem nyawiji karo alam, kuwi sing pantes diparingi lan diparengake ngleksanakake dhawuh lan isa diugemi yaiku: 
- pangucape isa diugemi 
- ngrumangsani sapa ta sejatine 
- ngugemi asal usule
- kang gumelar iki wis ana kang nata. 
Dumadi ana lir gumanti ora kepareng dirusuhi. 

5. Sing disebut tedhak-turun Kraton, sapa wae lanang utawa wedok, durung mesti diparengake ngleksanakake dhawuh kalenggahan. Kang kadhawuhake wis TINITIK. Dadi yen ana kang omong babagan kalenggahan Nata Nagari Mataram, sapa wae, luwih-luwih Pengageng Pangembating Praja ora diparengake, lire kleru utawa luput. 

6. Anane Sabdatama, kanggo ancer-ancer parembagan apa wae, uga Paugeran Kraton. Semana uga negara, nggunakake Undang Undang. 

7. Sabdatama kang kapungkur, kawedharake jumbuh anane Undang Undang Keistimewaan, jumbuh anane Perdais lan Danais. 

8. Yen butuh mbenerake Undang Undang Keistimewaan, dhasare Sabdatama lan ngowahi Undang Undange. 

Kuwi kabeh dhawuh kang perlu dimangerteni lan diugemi. 

Ngayogyakarta, 6 Maret 2015


Hamengku Buwono X


(Saya memberikan perintah kepada kalian semua, para Putra Dalem, Saudara Dalem, Kerabat Dalem, juga para Abdi Dalem, dan kalian yang memiliki kedudukan di Kraton Yogyakarta, berkait dengan Sabdatama saya pada 10 Mei 2012).
(Perlu diketahui, saya juga mengikuti tata cara, aturan, dan janji saya kepada Gusti Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, juga para leluhur, maka saya memberikan perintah):
(1. Siapa pun tidak bisa melebihi kekuasaan atau lebih tinggi dari Kraton)
(2. Siapa pun tidak bisa memutuskan atau membahas persoalan Mataram, apalagi kedudukan aturan Mataram. Termasuk yang berkaitan dengan aturan pemerintahan, yang bisa memutuskan hanya Raja)
(3. Kepada siapa pun yang telah diberikan kedudukan, menurut kepada Raja, yang memberikan kedudukan).

(4. Yang mau dan merasa bagian dari alam dan mau menyatu dengan alam, itu yang pantas diberikan dan diizinkan melaksanakan perintah dan bisa dipegang janjinya, yaitu:
- ucapannya bisa dipegang
- tahu diri siapa sebenarnya
- menyadari asal-usulnya
- yang tampak ini sudah ada yang menata/mengurusi. 
Terjadi silih berganti, tidak boleh diganggu).

(5. Yang disebut keturunan Kraton, siapa pun, laki-laki maupun perempuan, belum tentu diizinkan melaksanakan perintah kedudukan, yang diberikan kesempatan sudah DITENTUKAN/TERTENTU. Jadi bila ada yang bicara tentang kedudukan Raja Negara Mataram, siapa pun, lebih-lebih pejabat pemerintahan, tidak diizinkan, supaya tidak keliru).
(6. Adanya Sabdatama, untuk pegangan pembahasan (pembicaraan/perencanaan) segala hal, juga aturan Kraton. Begitu pula negara, menggunakan Undang Undang).
(7. Sabdatama yang lalu disampaikan berkait adanya Undang Undang Keistimewaan, berkait adanya Perdais dan Danais).
(8. Bila perlu membetulkan Undang Undang Keistimewaan, berdasar pada Sabdatama dan mengubah Undang Undangnya).
(Itu semua perintah yang perlu dimengerti dan menjadi pegangan).

(Yogyakarta, 6 Maret 2015)

Hamengku Buwono X

Thursday, March 5, 2015


GeoWeek merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Jurusan teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (JTGL-UGM) dan Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG). Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam satu minggu ini meluputi Seminar Nasional, International Student Paper Contest, GeoExpo, Lomba Cerdas Cermat Kebumian, Course and Workshop, Professional Fieldtrip, Fun-Bike, serta Funtrip.
Tahun 2015 merupakan pelaksanaan GeoWeek yang pertama kali. Acara GeoWeek ini bertujuan untuk mensinergikan kegiatan JTGL dan HMTG UGM menjadi sebuah rangkaian kegiatan bertemakan geologi yang terpadu dan komprehensif.
Tema yang diangkat pada pelaksanaan GeoWeek 2015 ini adalah Academia-Industry Linkage. Dengan mengusung tema ini, diharapkan terjalin hubungan yang saling menguntungkan antara pihak universitas dan industri. Harapannya, dapat dihasilkan lulusan-lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri. Akhirnya, kerjasama antara universitas dan industri dapat bersama-sama mewujudkan kemandirian bangsa.
sumber : geoweek


📌 Artikel Pilihan
Pendakian Merbabu
Pendakian Merbabu yang Selalu Haru Biru

Gunung Merbabu bukan sekadar tempat mendaki. Setiap langkah menyimpan cerita, perjuangan, dan haru yang selalu membuat rindu untuk kembali.

➜ Baca Selengkapnya

CATATAN HARIAN

Popular Posts

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Malam itu aku terbangun karena celana dan sprei basah. Kukira hanya kejadian biasa, tetapi malam itulah awal perjalanan yang akhirnya membawaku menjalani hemodialisis. Sebuah kisah nyata tentang ujian, harapan, dan ikhtiar.

Baca Selengkapnya »
Hubungi Kami Kariswisata