Monday, April 12, 2021


Marhaban Ya Ramadhan, "berbuka puasalah dengan yang setia, karena yang manis belum tentu setia" kalau mau cari yang setia ya buka puasanya di Semarang saja! Yuk segera booking paket buka puasa di hotel favorite kamu berikut ini : 

1. Wimarion Hotel - Culametan Ramadhan IDR 125K nett/pax RSVP : +62 819 0839 9999
2. Gumaya Tower Hotel - Ramadan Kareem All You Can Eat IDR 189K nett/pax RSVP : +62 24 355 1999
3. Hotel Chanti - Rantangan Ramadhan IDR 148K nett/pax RSVP : +62 24 8657 0555
4. Patra Semarang - Breakfasting Package IDR 99K nett/pax RSVP : +62 815 7583 7011
5. Grand Candi Hotel - Iftar Picnic IDR 100K ++/pax RSVP : +62 813 3136 1665
6. Hotel Tentrem - Berbuka Dengan Tentrem IDR 350K nett/pax RSVP : +62 811 2865 288
7. Hotel Grandhika Pemuda - Breakfasting #Batalinaja IDR 138K nett/pax RSVP : +62 811 2518 082
8. Harris Hotel Sentraland - Ngabuburit Asyiik Reborn IDR 138K nett/pax RSVP : +62 24 7653 0000
9. Novotel Semarang - Iftar Ramadhan IDR 158K nett/pax RSVP : +62 24 356 3000
10. PO Hotel - Ramadhan Buffet IDR 188K nett/pax RSVP : +62 24 8657 9111
11. Oak Tree Emerald Semarang - Buka Bersama Bakaran IDR 105K nett/pax RSVP : +62 24 850 9191
12. Gets Hotel - Bedug Ramadhan IDR 118K nett/pax RSVP : +62 24 8650 0400
13. Aston Inn Pandanaran - Gema Ramadan IDR 120K nett/pax RSVP : +62 24 7644 2237
14. Artotel Gajah Mada Semarang - Ramadhan Festive IDR 125K nett/pax RSVP : +62 822 4521 5777
15. Louis Kienne Hotel Simpang Lima - Kurma Merah IDR 128K nett/pax RSVP : +62 24 831 9888
16. Horison Nindya - Kang Ridho IDR 84.888 nett/pax RSVP : +62 24 3300 6000
17. Horison Inn Alaska - Berkat (Berbuka Hemat)* IDR 70K nett/pax RSVP : +62 24 831 4994
18. Noormans Hotel - Ramuna IDR 70K nett/pax RSVP : +62 24 8601 0999
19. Triizz Hotel - Paket Bu Sasa IDR 74.999 nett/pax RSVP : +62 24 674 7119
20. Andelir Hotel - Ramadhan Bersahabat IDR 70K nett/pax RSVP : +62 24 831 6602
21. MG Suites - Buffet Ramadhan IDR 70K nett/pax RSVP : +62 821 3410 5440
22. @HOM Hotel Semarang - Paket Berkah IDR 80K nett/pax RSVP : +62 8644 9000
23. Radja Hotel - The Journey Exclusive Breakfasting Culinary IDR 78K nett/pax RSVP : +62 878 6336 7588
24. Quest Hotel - Angkringan Ramadhan IDR 68K nett/pax RSVP : +62 24 352 0808
25. Quirin Hotel - Iftar Ramadan IDR 55K nett/pax RSVP : +62 24 354 7063
26. All Stay Hotel - Iftar Dinner IDR 88K nett/pax RSVP : +62 8417 001
27. Hotel Pandanaran - Festival Ramadhan IDR 88K nett/pax RSVP : +62 24 845 2952
28. Aruuman Hotel - Paket Berkatan IDR 45K nett/pax RSVP : +62 24 831 3863
29. Hotel Dafam Semarang - Bu Sadimar IDR 99K nett/pax RSVP : +62 895 2458 0971
30. Hotel Grand Edge - Paket Bukber Ta'jil & Buka Puasa IDR 98K nett/pax RSVP : +62 813 3735 3055
31. Plaza Hotel - Paket Bukber IDR 60K nett/pax RSVP : +62 24 7473188
32. Whiz Hotel - A Grace of Ramadhan IDR 55K nett/pax RSVP : +62 24 3566 999
33. Hotel Citradream - Ramadan Breakfasting Package IDR 55K nett/pax RSVP : +62 857 4057 4838
34. UTC Hotel - Spekta Bukber IDR 65K nett/pax RSVP : +62 24 8311 506
35. The Azana Hotel Airport - Bukber Package IDR 86K nett/pax RSVP : +62 24 3000 0888
36. Hotel New Puri Garden - Ramadhan Bukber Package IDR 55K nett/pax RSVP : +62 24 760 6606
37. MG Setos - IDR 95K nett/pax RSVP : +62 24 4036 5888
38. Pesonna Hotel - IDR 75K nett/pax RSVP : +62 24  8657 0840
39. Neo Candi - IDR 60K nett/pax RSVP : +62 24 850 9900
40. HA-KA Hotel - IDR 70K nett/pax RSVP : +62 24 8600 3999
41. F&B Inn Sam Poo Kong - IDR 49K nett/pax RSVP : +62 24 7663 8889
42. Hotel Muria - IDR 59K nett/pax RSVP : +62 24 3513 622
43. Hotel Grasia - IDR 75K nett/pax RSVP : +62 815 4844 4777
44. Simpang Lima Residence - IDR 55K nett/pax RSVP : +62 24 845 3949
45. Amaris Pemuda - IDR 55K nett/pax RSVP : +62 24 358 8558
46. Grand Arkenso Park View - IDR 99.999 nett/pax RSVP : +62 24 845 0045
47. Star Hotel - IDR 88K nett/pax RSVP :  +62 24 8644 8888
48. Surya Boutique Hotel - IDR 59.900 nett/pax RSVP : +62 24 356 2000
49. Ibis Budget Semarang Tendean - IDR 58K nett/pax RSVP : +62 24 7692 8888
50. Holiday Inn Express Semarang - IDR 85K nett/pax RSVP :  +62 24 8644 9222
51. Louis Kienne Pandanaran - IDR 108K nett/pax RSVP : +62 24 8645 3888
52. Louis Kienne Pemuda - IDR 108K nett/pax RSVP : +62 24 8640 1888
53. Sisingamangaraja Guest House - IDR 52K nett/pax RSVP : +62 24 831 1353
54. Fovere - IDR 50K nett/pax RSVP : +62 24 7667 3000
55. Hotel Candi Indah Convention - IDR 55K nett/pax RSVP : +62 24 831 2912
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
#ayokesemarang #semarangsemakinheba

Sunday, March 21, 2021

Desa wisata adalah suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. Desa Wisata (rural tourism) merupakan pariwisata yang terdiri dari keseluruhan pengalaman pedesaan, atraksi alam, tradisi, unsur- unsur yang unik yang secara keseluruhan dapat menarik minat wisatawan. Jika kedua pengertian desa wisata dipadukan, maka desa wisata adalah perpaduan antara atraksi alam, budaya, dan kreativitas masyarakat setempat didukung oleh akomodasi dan fasilitas lainnya, yang dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung

Downoad Buku Panduan Homestay 
 Buku Panduan tata Kelola desa Wisata Klik Disini

MEMILIKI masjid kuno At Taqwa, Sekayu adalah kampung bersejarah di Kota Semarang, Jawa Tengah. Masjid berarsitektur Jawa ini memiliki saka (tiang) tunggal penyangga atap model tumpang. Konon, masjid ini dibangun Kiai Kamal sekitar tahun 1413. Bentuk asli masjid tetap dipertahankan, terutama arsitektur bagian dalam, saat direnovasi tahun 2006. Tokoh masyarakat Kampung Sekayu, Ahmad Arif (63), mengungkapkan, Sekayu terdiri dari Sekayu Tumenggungan, Sekayu Kepatihan, dan Sekayu Kramatjati.

Dinamai Sekayu karena sekitar masjid dulu merupakan lokasi penimbunan kayu jati dari hutan jati di Grobogan, Kendal, dan sekitarnya. Letak Kampung Sekayu berada di samping Kali Semarang, dahulu kala merupakan jalur lalu lintas perahu dan kapal. ”Ciri khas rumah asli Sekayu, rumah tinggal kuno, terbuat dari kayu jati berarsitektur Indis, gaya campuran rumah Jawa dengan gaya Belanda. Rumah kuno sekarang tidak terlalu banyak,” ujar Ahmad, yang pernah menjadi Ketua Tim Tujuh. Tim Tujuh dibentuk warga Sekayu untuk mempertahankan keberadaan Sekayu setelah tahun 2008 muncul pembangunan Mal Paragon. Kampung Sekayu telah kehilangan wilayah Rukun Tetangga (RT) 01, meliputi 20-22 rumah, yang sebagian rumah itu khas Sekayu. Ahmad menunjukkan bentuk asli rumahnya. Ruang tamu berdinding kayu jati warna kuning gading itu memiliki pintu kembar, baik untuk kamar maupun pintu depan. Ciri khas pintu jawa Sekayu, di atas pintu ada lubang angin berbentuk cakra. Dari segi sejarah, ujar Ahmad, Sekayu pernah menjadi pusat pemerintahan (Dalem Kanjengan) setelah pindah dari Bubahan ke Gabahan, kemudian Sekayu, dan akhirnya ke Kanjengan, depan alun-alun Masjid Besar Kauman. Sebelah barat Sekayu, dibatasi Jalan Pemuda, juga terdapat Kampung Basahan. Dinamai Basahan, menurut ceritanya, karena pernah didiami salah satu panglima pengikut Pangeran Diponegoro, yaitu Sentot Alibasyah Prawirodirdjo. Kampung itu kini hilang, kawasan itu menjadi hotel mewah. Salah satu warga Kampung Basahan, Sugiarto (67), pernah tinggal di Basahan. ”Rumah saya dibeli investor tahun 2005. Sulit mempertahankan kampung ini karena banyak warga yang bersedia menjual,” ujarnya. Struktur kampung didesain untuk penguatan ekonomi dan pertahanan warga di zaman Belanda. Ketika itu, Semarang merupakan bandar besar untuk kapal-kapal pengangkut hasil bumi, kampung-kampung itu juga mengarah ke pantai. Di bagian utara Sekayu terdapat Kampung Depok (Padepokan), tempat bersemadi warga. Ada pula Kampung Kranggan, kata lain dari kanuragan yang merupakan sarana berlatih bela diri. Di dekat pelabuhan terdapat pula Kampung Beteng, kampung pembatas antara bandar dan lokasi permukiman warga lokal.

Baca Artikel selanjutnya klik disini

Friday, March 19, 2021

 

Pemasaran Desa Wisata

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan wisatawan akan produk wisata desa, yang diikuti oleh pertumbuhan desa wisata di Indonesia yang kian menjamur, maka para pengelola desa wisata harus melakukan fungsi pemasaran yang lebih baik lagi agar lebih terkenal dan banyak dikunjungi, sehingga tujuan mensejahterakan masyarakat melalui kepariwisataan dapat tercapai. Dalam hal ini saya ingin berbagi mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh pengelola desa wisata dalam memasarkan desa wisatanya pada era ekonomi berbagi (sharing economy) dan era digital pada saat ini. Berikut adalah langkah-langkah dari pemasaran desa wisata: 

1. Identifikasi Produk

2. Rumuskan USPs (Unique Selling Proposition)

3. Tetapkan Target Pasar

4. Rumuskan Positioning

5. Bangun Identitas (brand)

6. Bangun Produk

7. Tetapkan Harga

8. Bangun Saluran Pemasaran

9. Lakukan Komunikasi Pemasaran

Penjelasan setiap langkah dapat dibaca pada link berikut :

9 langkah Pemasaran Desa Wisata | Pemasaran & Pariwisata



 Desa wisata merupakan salah satu program Pemerintah untuk mempercepat kebangkitan pariwisata. Program itu sekaligus menggerakkan dan menumbuhkan  perekonomian masyarakat pedesaan secara merata di seluruh Indonesia.

Tidak semua desa dapat dijadikan desa wisata, karena sekurangnya diperlukan 3 komponen untuk membangunnya:
  • Memiliki potensi wisata.
  • Melihat minat dan kesiapan masyarakat terhadap pengembangan destinasi wisata setempat.
  • Konsep desa wisata wajib unik.
4 tingkatan desa wisata:
Rintisan
  • Masih berupa potensi dan belum adanya kunjungan wisatawan.
  • Sarana dan prasarananya masih sangat terbatas.
  • Tingkat kesadaran masyarakat belum tumbuh.
Berkembang
  • Meski masih berupa potensi.
  • Sudah mulai dilirik untuk dikembangkan lebih jauh.
Maju
  • Masyarakatnya sudah sadar wisata.
  • Dana desa dipakai untuk mengembangkan potensi pariwisata.
  • Wilayahnya juga sudah dikunjungi banyak wisatawan.
Mandiri
  • Memiliki inovasi pariwisata dari masyarakat.
  • Destinasi wisata sudah diakui dunia.
  • Sarana dan prasarana memiliki standar
  • Pengelolaannya bersifat kolaboratif pentahelix.






Meskipun namanya storytelling, dalam bisnis bukan berarti anda sepenuhnya menceritakan kisah atau dongeng masa lampu untuk menghibur orang-orang. Bukan.

Pakar Manajemen Kepemimpinan, Simon Sinek menyebutkan bahwa inti dari storytelling sebenarnya adalah menyampaikan value (nilai-nilai) perusahaan anda kepada konsumen.

Menurut Sinek, kesalahan banyak pelaku bisnis dan marketing adalah mereka terlalu fokus menceritakan tentang “apa” bisnis mereka. “Apa” produk mereka.

Padahal seharusnya, anda menceritakan “mengapa” anda melakukan bisnis itu.

Selengkapnya belajar story telling bisa akses blog / web di bawah ini :

(Panduan Lengkap) Storytelling & Penggunaannya Untuk Bisnis (edwardrhidwan.id)

Panduan Lengkap Storytelling (Keterampilan Bercerita) - Invent.id

Menulis Storytelling Agar Menarik dan Tidak Membosankan - Carolina Ratri

Cara Membuat Storytelling yang Menjadi Viral di Facebook (blogodolar.com)

Menulis dengan Gaya Story Telling (Bercerita dalam Tulisan) (evrinasp.com)

5 Cara Menggunakan Storytelling pada Sosial Media Marketing Anda – EliteMarketer.id



Wednesday, January 27, 2021


Merapi adalah fenomena. Gunung teraktif di dunia dengan branding " Wedhus Gembel" alias awan panas yang selalu menyertai setiap letusan yang terjadi. Dunia pendidikan dan perguruan tinggi yang berkaitan dengan ilmu alam selalu membahas merapi bagaikan menimba air laut yang tidak ada habisnya. Sungguh menakjubkan dan memberikan gambaran kuasa Tuhan di muka bumi


aku dan teman-teman grafika 93 di Puncak garuda tahun 94

Bicara merapi akan selalu teringat Mbah Marijan, Sang Juru Kunci Merapi yang menjadi panutan warga seputar merapi, juga para pendaki yang akan naik ke puncak merapi. Hanya satu kata mbah Marijan, akan berarti terus mendaki atau berhenti di rumah beliau. Ya... berari lanjut, tidak berarti tinggal. Gak peduli apakah Dinas Kegunung Apian menyatakan Ya atau tidak, biasanya yang menjadi patokan teman-teman pendaki adalah kata-kata dari Mbah Marijan.

Ketika para pendaki itu turun dari puncak, ketika mereka hanya sekedar jalan-jalan, ketika merapi belum terkenalpun semua mendengar setiap petunjuk dan petuah mbah marijan. Namun perbedaan perlakuan akhir-akhir ini, seiring kepopuleran beliau sebagai bintang iklan, agak sedikit berbeda. Klo dahulu berpose dan foto bersama beliau adalah hal lumrah dan bisa dilakukan setiap saat, di akhir-skhir ini menjadi hal yang agak sulit, Kadang beliau menolak, karena beliau takut dikaitkan dengan komersialisasi foto.

Kita semua paham, beliau sang juru kunci tetaplah seorang yang bijak dan andhap ashor, sangat menghargai siapapun yang sowan atau sekedar berbincang dengan beliau, Bahkan di usianya yang mulai renta, Mbah Marijan sesungguhnya sudah mulai menurun secara fisik, namun  semangat beliau, semangat untuk melindungi warganya, semangat untuk menjaga merapi, patutlah di contoh dan dijadikan tauladan.

Beberapa saat yang lalu, aku masih sempat mampir, menyapa beliau yang sedang menebang ranting pohon belimbing di depan rumahnya. Beliau masih seperti yang dulu, ramah dan selalu mituturi kami dengan bahasa jawanya yang kenthal. Terima kasih mbah Marijan, jasamu tak terlupakan. Terima kasih engkau telah menjaga kami semua, menjaga merapi sampai titik darah penghabisan. Aku yakin, Kematianmu yang juga oleh awan panas itu, akan menjadikanmu bangga, menjadikan anak cucumu bangga, bahwa engkau pelindung sejati. Sekali lagi terima kasih dan SELAMAT JALAN MBAH, Semoga Tuhan Memberikan tempat terbaik di sisi NYA. Amien

Semarang, 27 Oktober 2010.

Yang selalu kangen Merapi
karis GRAFIKA 93

📌 Artikel Pilihan
Pendakian Merbabu
Pendakian Merbabu yang Selalu Haru Biru

Gunung Merbabu bukan sekadar tempat mendaki. Setiap langkah menyimpan cerita, perjuangan, dan haru yang selalu membuat rindu untuk kembali.

➜ Baca Selengkapnya

CATATAN HARIAN

Popular Posts

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Malam itu aku terbangun karena celana dan sprei basah. Kukira hanya kejadian biasa, tetapi malam itulah awal perjalanan yang akhirnya membawaku menjalani hemodialisis. Sebuah kisah nyata tentang ujian, harapan, dan ikhtiar.

Baca Selengkapnya »
Hubungi Kami Kariswisata