Para Pejuang Rintisan Wisata Kota Semarang akan menggelar kegiatan sinau bareng pemasaran pariwisata di Curug Kedungkudhu pada minggu ke dua bulan juli 2022. Kegiatan ini rutin dilaksanakan sebulan sekali diikuti oleh pengelola daya tarik wisata, pengelola desa wisata dan pengelola rintisan wisata yang bertujuan untuk menciptakan produk wisata baru dan menjual kepada target pasar. Produk wisata yang dibuat dapat berupa atraksi wisata, paket wisata, produk kuliner ataupun cindera mata.
Keunikan dari kegiatan sinau bareng pemasaran ini tidak mengundang narasumber secara khusus, namun narasumber berasal dari peserta yang lebih berpengalaman dalam penciptaan produk dan pemasaran atau pribadi – pribadi dari stakholder pariwisata lain yang dengan sukarela bergabung dalam komunitas sinau bareng ini untuk berbagi ilmu. Stakholder dimaksud antara lain dari akademisi (STIEPARI, UNISBANK, dan UDINUS), dari Lembaga Srtifikasi Gunadarma, Himpunan Pramuwisata Kota Semaran serta Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia Korwil Kota Semarang..
Peserta yang sudah mampu menjual paket wisata secara berkelanjutan antara lain desa wisata kandri, kampung jawi, wisata mayangsari dan omah ampiran wonolopo. Sementara peserta yang berasal dari pengelola daya tarik wisata eksisting antara lain Masjid Agung Jawa Tengah, Lawangsewu, Semarang Zoo, Grand Maerokoco dan Goa Kreo. Secara otomatis peserta yang berpengalaman akan membagikan ilmu dan pengelamannya kepada pengelola rintisan wisata antara lain Wisata Keceh Asmoro, Wisata Curug Gondoriyo, Wisata Jambu Kristal, Wisata Alas Wanajati, Wisata Curug Kedungkudhu, Wisata Safety Riding Pandean Lamper , Desa Wisata Jamalsari, Desa Wisata Tugurejo, Desa Wisata Nongkosawit, Desa Wisata Cepoko, Desa Wisata Jatirejo dan juga beberapa anggota pokdarwis yang ada di Kota Semarang.
Sinau Bareng Edisi Juli 2022 sengaja di gelar di rintisan wisata curug kedungkudhu, pudak payung, kecamatan banyumanik karena merupakan rintisan wisata terbaru di Kota Semarang. Kedatangan para peserta yang lain akan mempercepat expose wisata baru ini dan akan memberi semangat kepada masyarakat lokal sebagai pengelola curug untuk terus berjuang memajukan wisata baru mereka. Wisata Curug ini dikelola oleh Pokdarwis yang berada di RW 1 Kelurahan Pudak Payung yang beranggotakan kurang lebih 20 orang. Devie Walangitan salah satu tokoh penggerak wisata dari kulrahan Pudak Payung secara lantang menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah dan siap bersama sama memberdayakan masyarakat lokal untuk mengembangkan wisata curug.
Siapa yang menjadi Denok Kenang Kota Semarang 2022 akhirnya terjawab sudah. Finalis dari Semarang Timur dan Banyumanik terpilih sebagai Denok dan Kenang Semarang 2022 dalam Grand Final yang digelar di Kelimutu Ballroom Hotel Arkenso Park View, Simpang Lima pada sabtu, 28 Mei 2022 dan disiarkan secara live di youtube Disbudpar Kota Semarang.
Denok Semarang 2021 Rosa Chantika dan Kenang Kota Semarang 2021 Roy Putra Bernando menyerahkan mahkota yang sudah disandangnya selama satu tahun terakhir kepada Natasha Vania Susanto dan Fransiskus Ryan Satya Dewangga sebagai Denok Kenang Kota Semarang 2022. Keduanya yang terlihat terharu dan tentunya bahagia bisa terpilih sebagai pemenang.
Ryan tercatat sebagai mahasiswa Universitas Indonesia jurusan Manajemen bertempat tinggal di Srondol Wetan Banyumanik, sedangkan Natasha tercatat sebagai mahasiswi Universitas Diponegoro jurusan akuntansi bertempat tinggal di Karang Tempel, Semarang Timur.
Natasya dan Ryan menyisihkan 203 Milenial yang telah mendaftar dan terverifikasi sebagai peserta yang terdiri dari 127 Denok dan 76 Kenang. Setelah melalui tahap audisi yang meliputi tes tertulis, penampilan dan wawancara pada tanggal 21 Mei 2022 di Gedung Oudetrap terpilih 15 Pasang atau 30 peserta terbaik yang melaju ke babak Grand Final.
Selanjutnya Peserta Finalis masuk karantina dan diberikan pembekalan meliputi materi kepariwisataan, pengetahuan umum, enterpreneurship Bahasa Inggris, Kepribadian, Public Speaking, Vlog Content dan Budaya Semarangan.
Selama masa karantina selain mendapatkan pembekalan oleh narasumber yang berkompeten, peserta diberikan penilaian meliputi kepribadian dan keaktifan serta menjalani tes tertulis, wawancara dan paparan kepariwisataan
Babak Grand Final dibuka oleh Walikota Semarang dan dihadiri oleh Forkopimda Plus, Wakil Walikota Semarang, Sekda Kota Semarang, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Semarang, Camat dan Lurah Se Kota Semarang serta orang tua peserta finalis. Walikota Semarang berharap seluruh peserta finalis denok kenang 2022 ini mampu “menjual” Kota Semarang ke dunia internasional. “ Disbudpar Kota Semarang saya minta membekali para pemenang denok kenang agar dapat menjual kota semarang bukan hanya di kancah nasional namun juga internasional”, ujar Hendrar Prihadi dalam sambutannya.
Acara yang dipandu oleh Nessa Ghozal dan Adi Sismo Widjono itu sebelumnya mengumumkan 15 pasang peserta finalis Denok Kenang 2022. Setelah dilakukan penilaian oleh Dewan Juri Yang terdiri dari Arnaz Agung Andrasmara, SE, MM, Dr HendiPratama, S.Pd. M.A, Haniek Listyorini, SE, MBA, Oky Adiprana, S.Psi, CHT, Bambang Priyambodo dan Vega Viditama terpilih 6 pasang pemenang sebagai berikut :
Natasha Vania Susanto dari Semarang Timur, Fitriana Nur Annisa Juara 2 Denok berdomisili di Tembalang, Atana Binta Sabrina Juara 3 Denok dari Semarang Selatan, Keysa Fitra Ardinda Juara Harapan 1 Denok dari Gayamsari, Nathaya amelia widuri Juara Harapan 2 Denok dari Mijen, Anugraha Putri Pramadhani Juara Harapan 3 Denok dari Semarang Barat
Fransiskus Ryan Satya Dewangga Juara 1 Kenang dari Banyumanik, Anantyo Thigo Haryo Leksono Juara 2 Kenang dari Banyumanik, Muhammad Alief Hilman Juara 3 Kenang dari Tembalang, Mochammad Rafi Bayu Putra Juara Harapan 1 Kenang dari Semarang Selatan, Imam Vermansyah Luthfan R Juara Harapan 2 Kenang dari Banyumanik dan Fawwaz Alif Putra Hidayanto Juara Harapan 3 Kenang dari Ngaliyan
Dewan Juri juga memilih peserta Favorit yaitu Gabriel Angela Purba Juara Favorit Denok dari Semarang Selatan dan Lentera Bagas Kurniawan Juara Favorit Kenang dari Pedurungan
Menargetkan audiens Anda akan lebih penting dari sebelumnya pada tahun 2022 dan seterusnya. Karena SEO dan iklan berbayar menjadi lebih kompetitif, Anda tidak dapat membuang waktu atau uang untuk konten atau kata kunci yang terlalu luas atau tidak ditargetkan dengan baik.
2. Menghasilkan Prospek yang Berkualitas
Pada tahun 2022, Anda dapat mengharapkan pasar yang kompetitif karena banyak bisnis berbasis layanan berusaha untuk mendapatkan prospek yang lebih bertarget. Iklan berbayar seperti Iklan Facebook dan Google Ads kemungkinan akan meningkat biayanya. Pemasar yang cerdas akan belajar memanfaatkan strategi generasi memimpin yang lebih murah seperti jaringan di LinkedIn, menggunakan pemasaran video, dan mengembangkan saluran interaktif seperti webinar dan konferensi virtual.
3. Mengelola Arus Kas
Mengurangi biaya yang tidak perlu dapat membantu, memindahkan sebagian atau seluruh bisnis menjadi Online menghemat uang untuk biaya seperti menyewa kantor atau ruang ritel.
4. Membuat Konten yang Menarik
Pemasaran konten akan terus berkembang dan akan tetap sama pentingnya dengan sebelumnya bagi pemasar digital. Pelanggan dan prospek selalu haus akan konten segar yang mendidik mereka dan mengarahkan mereka ke arah solusi. Konten yang akan sangat populer pada tahun 2022 termasuk video bentuk pendek, konten streaming langsung, podcast, dan instagram dan facebook stories. Pemirsa merangkul konten yang interaktif karena memberi orang kesempatan untuk mengekspresikan pendapat mereka.
5. Mematuhi Peraturan Privasi dan Berbagi Data
Karena sebuah situs web berpotensi menarik pengunjung dari negara mana pun, Anda harus mematuhi undang-undang apa pun yang mencakup populasi di audiens target Anda. Pastikan situs web Anda transparan tentang kebijakannya tentang cookie, berbagi data, dan privasi. Berhati-hatilah untuk tetap patuh di area seperti menyimpan data.
Selain mematuhi GDPR (dan semua iterasi di masa depan), Anda harus memastikan untuk meningkatkan pengiriman email Anda untuk memastikan bahwa orang-orang yang merupakan bagian dari daftar email Anda terus mendapatkan email Anda di kotak masuk mereka daripada folder spam.
6. Membuat Situs Web Dapat Diakses Oleh Penyandang Disabilitas
Aksesibilitas adalah masalah lain yang berkembang pesat yang perlu dipahami oleh semua pemilik situs web. Situs web yang "dapat diakses" dapat digunakan oleh orang-orang dengan gangguan penglihatan, pendengaran, atau gangguan lainnya. Ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk membuat situs dapat diakses. Misalnya, ketika Anda memposting gambar, pastikan untuk memiliki teks alt sehingga pengguna tunanetra dapat memahaminya. Ini juga bagus untuk SEO. Selain itu, akan lebih baik untuk memastikan pengguna dapat menavigasi situs Anda hanya dengan keyboard, karena tidak semua orang dapat menggunakan mouse. Web Accessibility Initiative (WAI) memberikan informasi komprehensif tentang aksesibilitas web.
7. Menyusun strategi Mobile-First
Orang-orang browsing dan belanja dari smartphone dan tablet lebih dari sebelumnya. Beberapa tahun yang lalu, para ahli pemasaran menganjurkan pendekatan yang ramah seluler. Ini dengan cepat berubah menjadi strategi mobile-first. Jika Anda ingin menangkap pangsa pasar ponsel yang terus berkembang, pastikan situs web Anda disiapkan untuk pengguna seluler. Uji semua fitur di beberapa perangkat.
Berhati-hatilah bahwa pelanggan dapat dengan mudah menempatkan barang di keranjang belanja online mereka, check out dan membayar menggunakan perangkat seluler. Berhati-hatilah bahwa gambar dan video besar mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dimuat untuk pengguna seluler juga.
8. Menetapkan Strategi Pemasaran Omnichannel
Pelanggan semakin aktif di berbagai perangkat dan platform. Tidak lagi cukup untuk memfokuskan semua upaya Anda pada satu strategi seperti email atau Facebook. Anda ingin memudahkan pengikut, pelanggan, dan pelanggan Anda untuk terhubung dengan Anda ke mana pun mereka pergi.
Ini tidak berarti Anda perlu mempertahankan kehadiran di mana-mana. Fokus pada platform di mana audiens Anda aktif. Kuncinya adalah memberikan pengalaman yang mulus sehingga orang dapat dengan mudah mendapatkan dari satu saluran ke saluran lainnya. Misalnya, tautkan ke halaman sosial dan situs web Anda di email Anda
9.. Tetap Update mengikuti Algoritma Google
Satu hal yang tidak mungkin berubah pada tahun 2022 adalah dominasi Google sebagai mesin pencari terbesar. Jika ada, Google terus memperluas kerajaan digitalnya. Untuk bersaing, Anda perlu memperhatikan fitur, aturan, dan algoritma terbaru yang dirilis oleh raksasa mesin pencari. .
Bisnis dengan kehadiran lokal perlu memastikan daftar Google Bisnisku mereka akurat dan terkini. Area penting lainnya untuk ditonton adalah peringkat untuk Cuplikan Google, juga dikenal sebagai Posisi Nol di antara hasil pencarian Google. Jenis konten terbaik untuk area yang didambakan ini adalah daftar bernomor dan FAQ yang menjawab pertanyaan pelanggan Anda yang paling mendesak.
Catatan :
GDPR adalah singkatan dari General Data Protection Regulation, yaitu sebuah aturan tentang kegiatan online yang bertujuan melindungi pengguna. GDPR bersifat mengikat dan harus dipatuhi oleh semua penyedia layanan online, termasuk pemilik website
9 Statistik Yang Harus Diperhatikan untuk Pemasaran Digital di 2022
Data Statistik berikut memberikan petunjuk penting tentang apa yang harus perhatikan di tahun mendatang oleh digital marketer :
1. Akan ada lebih dari 295 juta pengguna internet seluler pada tahun 2023. Pembeli seluler mendorong lebih banyak penjualan ketika datang ke e-commerce dan membeli semua jenis barang dan jasa secara online.
2. AdWhite melaporkan bahwa 90% konsumen membaca ulasan online sebelum mengunjungi bisnis. Ini berbicara tentang perlunya mengembangkan kepercayaan dan mengoptimalkan layanan pelanggan karena pelanggan potensial Anda memiliki banyak pilihan lain.
3. Laporan Statistik Omnichannel 2020 mengungkapkan bahwa pemasar yang menggunakan setidaknya tiga saluran untuk kampanye menikmati penjualan 287% lebih banyak daripada yang hanya menargetkan satu saluran. Omnichannel marketing sangat penting untuk menjangkau konsumen saat ini.
4. DemandMetric menunjukkan bahwa pemasaran konten 62% lebih murah daripada pemasaran tradisional sambil menghasilkan tiga kali lebih banyak prospek. Ketika biaya iklan berbayar melonjak, berfokus pada konten organik berkualitas adalah cara yang hemat biaya untuk mempromosikan bisnis Anda.
5. Satu studi menemukan bahwa 71% pengguna penyandang cacat akan meninggalkan situs web yang tidak dapat diakses. Aksesibilitas web adalah masalah yang semakin penting yang mempengaruhi SEO
6. WordStream mengungkapkan bahwa 51% profesional pemasaran menganggap video sebagai jenis konten dengan ROI terbaik. Video semakin besar setiap tahun, dan setiap bisnis perlu memasukkannya untuk menjangkau audiens mereka.
7. Hampir 90% bisnis melaporkan bahwa pemasaran media sosial telah meningkatkan visibilitas untuk bisnis mereka, dan 75% mengatakan itu telah membantu mereka meningkatkan traffic. Media sosial akan tetap menjadi sumber utama untuk terlibat dengan pelanggan di tahun-tahun mendatang.
8. Menurut SocialPilot, posting LinkedIn dengan gambar menerima engagement 200% lebih banyak daripada posting yang hanya berisi teks. Prinsip ini berlaku di mana-mana karena internet semakin didorong oleh visual.
9. Search Engine Journal mengatakan bahwa prospek SEO memiliki tingkat closing 14,6%, sementara prospek yang diperoleh melalui metode outbound seperti surat langsung atau iklan cetak hanya memiliki tingkat closing 1,7%
Setiap pemimpin memiliki pendekatan tersendiri dalam melaksanakan kebijakan. Salah satunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendasarkan program pada tiga fase.
Ketiga fase tersebut terdiri dari gagasan, narasi, dan karya. Gagasan berarti bahwa setiap apa yang dikerjakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus memiliki dasar ide. Kemudian dinarasikan dalam bentuk karya dan baru dikerjakan.
"Kerja saja, tanpa gagasan tanpa narasi, maka sama saja. Karya harus ada narasinya, narasi harus ada, jadi tiga level. Gagasan, narasi, kerja. Saya khawatir ada yang menganggap kata-kata tidak penting," tuturnya.
"Kalau kata-kata tidak penting maka seluruh media tidak perlu bekerja. Buku itu kata-kata. Kata-kata itu penting, dikutip. Sukarno, Sudirman, mengeluarkan kata-kata. Itu penting dan membuat kita tercerahkan. Kalau kata-kata tanpa ada gagasan tidak ada makna," jelasnya
Menurutnya, saat ini sering kali gagasan atau kata-kata dianggap tidak penting. Padahal, kata dia, yang ada di kalimat Bhinneka Tunggal Ika adalah kata-kata. Yakni, bagaimana bangsa Indonesia bisa saling menjaga persatuan dan kesatuan.
“Tidak ada kerja di situ. Adanya kata-kata. Di balik itu ada gagasan. Lalu, kita bekerja menjaga persatuan, mewujudkan persatuan. Dari mana? Gagasan dan kata-kata. Ini yang harus kita kembalikan,” ungkap dia.
Dia menjelaskan, Republik Indonesia dibangun oleh ide dan gagasan. Kedua hal tersebut lalu diterjemahkan ke dalam kata-kata yang menggugah.
Kawah Sikidang merupakan salah satu obyek wisata alam yang berada di dataran tinggi Dieng Wonosobo, Jawa Tengah. Dataran Tinggi Dieng terbentuk karena letusan gunung Prahu Tua yang terjadi berabad-abad yang lalu, namun aktivitas vulkanik dikawasan ini masih berlangsung aktif hingga saat ini, salah satunya bisa kita saksikan di Kawah Sikidang.
Salah satu daya tarik dari Kawah Sikidang adalah legenda dari si kawah ini. Konon, pemberian nama Sikidang tidak bisa dilepaskan dari karakter si kawah yang hobi "melompat-lompat", yaitu terlihat dari letupan-letupan lumpur panas yang suka berpindah-pindah bahkan terkesan seperti melompat-lompat dari satu tempat ke tempat yang lain.
Letak letupan-letupan kawah yang suka berpindah-pindah inilah yang diibaratkan seperti karakter seekor kidang (kijang) yang suka melompat-lompat. Terlepas dari legenda yang beredar, jika diperhatian lebih mendalam pada bagian tanah gersang berwarna keputihan yang berada di sekitar kawah masih terlihat aktivitas vulkanik di bawahnya. Di bagian lahan yang diberi tanda peringatan masih terlihat beberapa bagian yang mengeluarkan asap vulkanik dan juga lumpur yang cukup panas.
Aku mnikmati kawah Sikidang pada simulasi pembukaan Daya Tarik Wisata Jawa Tengah pasca covid dengan menerapkan protokol kesehatan. Acara seremonial di Kawasan Candi Arjuna dilanjurkan tour ke beberapa daya tarik di seputar Dieng untuk meninjau protokol kesehatannya.
Buku dengan judul Peningkatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Pengembangan Desa Wisata ini, merupakan buku yang ke-3 yang kami tulis berdasarkan hasil telaahan dan kajian yang dilakukan di Kelurahan Kakaskasen Dua Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara, Kelurahan Teritip Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, dan Desa Punten Kota Batu Provinsi Jawa Timur. Penulisan buku pertama merupakan hasil telaahan dan kajian di desa Leang-Leang Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan, Desa Kuin Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan, dan di Desa Cijawura Kota Bandung Provinsi Jawa Barat. Penulisan buku kedua merupakan hasil telaahan dan kajian di desa Toronipa Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, Desa Bungus Selatan Kota Padang Provinsi Sumatera Barat dan di desa Sukajaya Lempasing Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Sebagaimana dua buku sebelumnya, buku ini ditulis dengan tujuan untuk memberikan masukan dan mendorong kreatifitas para Kepala Dinas yang Menangani Pariwisata atau pihak terkait guna mengembangkan kepariwisataan di pedesaan, khususnya di desa yang memiliki potensi daya tarik wisata baik berupa alam maupun budaya.
Melalui pengembangan desa wisata, masyarakat di pedesaan ‘dibuka’ wawasannya agar mereka mengerti dan menyadari bahwa lingkungan pedesaan tempat mereka tinggal yang dianugerahi keindahan alam/keunikan budaya, memiliki peluang usaha dan peluang lapangan kerja yang besar yang dapat mereka manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraannya.
Malam itu aku terbangun karena celana dan sprei basah. Kukira hanya kejadian biasa, tetapi malam itulah awal perjalanan yang akhirnya membawaku menjalani hemodialisis. Sebuah kisah nyata tentang ujian, harapan, dan ikhtiar.