Monday, August 14, 2023

 Program Kerja 

1. Monthly Meeting

Sibarista beranggotakan kurang lebih 250 orang dari 50 Istitusi #ABGCaeM. Setiap hari komunikasi dan koordinasi melalui Whashapp Grup #sibarista dengan sangat inten membahas perkembangan pariwisata di Desa Wisata dan Rintisan Wisata Masing-masing antara lain pembangunan infrastuktur, pelatihan, pertemuam rutin pengelola, penerimaan kunjungan tamu ataupun pelaksanaan pemberdayaan masyarakat lainnya.

Sangat menarik mengikuti perkembangan masing - masing tempat wisata yang beraneka ragam karena substansi pembangunan maupun kecepatannya juga sangat bervariasi. Ada yang setiap hari menerima kunjungan  wisatawan, ada yang setiap weekend menerima tamu ratusan orang, ada yang sebulan sekali menerima segelintir kunjungan tamu, ada yang sudah menerima kunjungan tamu mancanagera, namun juga masih ada yang setahun sekali belum tentu menerima tamu (komersial).

Tamu komersial yang dimaksud disini adalah tamu yang datang berkunjung karena membeli paket wisata atau tiket masuk atau berbelanja di Desa Wisata atau Rintisan Wisata.

Untuk meningkatkan kinerja Desa Wisata dan Rintisan Wisata dilaksanakan pembinaan secara berkala yang dikemas dalam program Monthly Meeting. Setiap Desa Wisata dan rintisan wisata secara bergantian akan mengajukan diri menjadi tuan rumah. Dalam #monthlymeeting dibahas bebrapa hal antara lain :

Tata Kelola Destinasi 

Tata Kelola Destinasi dibahas dalam satu grup kecil, dua orang sebagai fasilitator dan anggota lainnya akan menjadi peserta diskusi. Fasilitator akan memimpin jalannya diskusi untui menghasilkan produk tata kelola tertentu, misalnya SOP Pelayanan di Rintisan Wisata A, SOP PPGD di Rintisan Wisata Alam B, SOP Parkir di Desa Wisata C dan seterusnya

Peningkatan Atraksi Wisata dan Infrastruktur

Seorang local champion salah satu desa wisata atau rintisan wisata ditunjuk sebagai fasilitator untuk membagikan ilmud an pengelamannya dalam meningkatkan daya tarik dan infrastruktur beserta strategi pendanaannya.

Pembuatan Paket Wisata dan Pemasaran

Setiap rintisan wisata dan desa wisata diwajibkan minimal mempunyai 1 paket wisata sebagai produk unggulan. Apabila atraksinya kurang cukup menarik akan di kolaborasikan paket wisatanya dengan desa wisata atau rintisan wisata dalam kawasan yang berdekatan sehingga membentuk pola perjalanan

Produk Wisata & Layanan Konsultasi Lainnya

Diantara beberapa peserta masih ada yang masih bingung mau membuat produk wisata apa, atau kuliner apa atau oleh - oleh apa atau bahkan belum punya gambaran tentang atraksi yang akan dibuat paket wisata, maka di kelompok inilah forum yang paling tepat untuk #curcol #curhat dan mengeluarkan #uneguneg nya kepada fasilitator dari dinas adan akademisi


2. Pendampingan Rintisan Wisata & Desa Wisata... (bersambung)



Thursday, August 10, 2023

SIBARISTA, FK Deswita dan FK Pokdarwis

Sibarista akronim dari Sinau Bareng Pemasaran Pariwisata. Sibarista  merupakan  komunitas pejuang dan pengelola rintisan wisata dan desa wisata di Kota Semarang serta pribadi - pribadi yang mau mengabdikan dirinya untuk pengembangan pariwisata di Kota Semarang dari Unsur ABGCaeM (Akademisi, Bisnis, Government, Community dan Media).

Dari Unsur Akademisi antara lain beberapa Dosen STIEPARI, Unisbank, UDINUS, GRAWIS, UNNES dan UPGRIS, dari Unsur Bisnis antara Lain dari GM dan Marketing Hotel, Resto dan Cafe, dari Unsur Government antara lain Bappeda, Bagian Humas, Bidang-bidang di Disbudpar Kota Semarang, dari unsur Komunitas GENPI Kota Semarang, Genpi Kedungsepur dan Genpi Jateng, serta unsur media dari TATV dan Ayo Media.


Forum Komunikasi Deswita adalah organisasi resmi dibawah binaan Dinas Kebudayaaan dan Pariwisata yang anggotanya merupakan institusi Desa Wisata se Kota Semarang, sementara itu Forum Komunikasi Pokdarwis adalah organisasi resmi dibawah binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang anggotanya merupakan isntitusi Kelompok Sadar Wisata di Kota Semarang.

Komunitas sibarista mengkoordinasi, mensikronisasi dan mengkolaborasikan kegiatan anggota desa wisata, rintisan wisata dan juga kelompok sadar wisata untuk menciptakan atraksi wisata, paket wisata dan produk wisata lainnya sekaligus mempromosikan dan menjual ke target pasar 

KEPENGURUSAN SIBARISTA

Komunitas Sibarista dipimpin seorang Koordinator. Dalam menjalankan program kerjanya dibantu oleh Ketua FK Desa Wisata dan Ketua FK Pokdarwis. Apabila diperlukan, koordinator sibarista akan membentuk Tim Khusus untuk tujuan tertentu.

PROGRAM KERJA SIBARISTA

1. Monthly Meeting

2. Pendampingan Rintusan Wisata & Desa Wisata

3. We Are All Marketers

bersambung


Monday, August 7, 2023

 LATAR BELAKANG

Kota Semarang telah menjelma menjadi Kota Tujuan Wisata No 1 di Jawa Tengah dengan indikator Jumlah Wisatawan yang terus meningkat dan nangkring di posisi teratas se Jawa Tengah. Hal ini tentu menjadi sebuah kabar yang sangat menggembirakan sebagai bukti keberhasilan program  pembangunan khususnya sektor Pariwisata.


Kota Lama menyumbang jumlah wisatawan terbanyak disusul beberapa daya tarik yang silih berganti menempati urutan 2,3,4,5 dan seterusnya.Antara lain LawangSewu, Semarang Zoo, Grand Maerokoco, dan Sam Poo Kong, Masjid Agung Jawa Tengah masih menjadi andalan penyumbang wisatawan yang secara konsisten masuk 10 besar.

Melihat data diatas tentu kita semua sudah mengetahui bahwa Atraksi dan Daya Tarik Wisata tersebut telah berumur dan lama keberadaannya dan terpusat di Area Kawasan Strategis Semarang Tengah dskt, dan Tugu Ngalitan dskt, sementara di Kawasan lain seperti Kawasan Strategis Mijen Gunung Pati, Kawasan Pengembangan Banyumanik dskt, Kawasan Genuk dskt menyumbang angka jumlah wisatawan yang masih minim.

Itu artinya distribusi dampak ekonomi sektor pariwisata belum merata ke seluruh penjuru Kata Semarang, sehingga perlu dilakukan upaya upaya strategis untuk memperluas dampak dimaksud

Potensi Desa Wisata dan Rintisan Wisata

Kota Semarang memiliki 7 Desa Wisata dan Puluhan Rintisan Wisata, antara lain : 

1. Rintisan Wisata Dung Tungkul

2. Makam pandanaran

3. Rintisan Wisata elweje (Lembah Waduk Jatibarang)

4. Rintisan Wisata Swargo Langit

5. Rintisan Wisata Jatiwayang,

6. Desa Wisata Jamalsari

7. Rintisan Wisata Sengon Kreatif

8.  Rintisan Wisata Curug Gondoriyo

9. Rintisan Wisata Mayangsari

10. Kampung batik

11. Desa Wisata Nongkosawit

12. Desa Wisata Kandri

13. Rintisan Wisata Bukit Senja

14.  Kampung pilah sampah Tinjomoyo

15.  Wisata Kampung Pelangi

16. Rintisan Wisata Desa Jabungan

17. Rintisan Wisata Kampung Melayu

18. Rintisan Wisata Keceh Asmoro

19. Rintisan wisata Curug kedungkudhu

20. Pantai Tirang

21. Rintisan Wisata Pokdarwis  Karang Pesona

22. Pura Agung Girinatha

23. Rintisan Wisata  Kedung Gandul

24. Kampung Jawi

25. Nirwana stable

26. Mangrove Tapak Tugurejo

27. Desa Wisata Jatirejo

28..Green Fresh Farm Jatirejo

29.Desa Wisata Cepoko

30. Kampung Jambu kristal

31. Wisata Pasar Durian Cepoko

32. Rintisan Wisata Gebangsari

33. Rintisan Wisata Pokdarwis Banjardowo

34. Rintisan Wisata Taman Setambran

35. Kampung safety riding

36. Rintisan Wisata Pasar Alaska

37.Rintisan Wisata Masjid Sekayu

38. Omah herborist

39. Kampung alam malon

40. Rintisan Wisata Wisata Sobo alas

41. Wisata perahu Waduk Jatibarang

42. Tanjung Bahari

43. Wisata Dpong

44. Rintisan wisata Jomblang

45 .Desa Wisata Tugurejo

46. Omah Ampiran Wonolopo

47. Desa Wisata wonolopo

48. Rintisan Wisata Gubug Serut

49. Ngrembel Asri

50 . Klenteng Tay Kek Si

Bersambung ..





Tuesday, June 6, 2023

Komunitas Sibarista (Sinau Bareng Pemasaran Pariwisata) Kota Semarang menggelar ghatering edisi 2 tahun 2023 dengan tema " We are all marketers". Berikut 10 Langkah menuju "We Are All Marketers"


1. Kesepakatan kriteria produk wisata yg akan di tawarkan
2. Kurasi produk wisata yg sesuai kriteria
3. Kesepakatan alur proses penawaran s.d eksekusi penjualan produk wisata (tata kelola )
4. Penetapan biaya promosi / marketing / selling
5. Penetapan marketing lokal masing2 Deswita & Rintisan wisata
6. Rekruitmen marketer lokal
7. Pelatihan direct selling untuk marketer lokal
8. Rekruitmen marketer untuk stakeholder diluar marketer lokal (hotel, resto, cafe dll)
9. Penetapan target pasar dan pembagian tugas marketer sesuai target pasar
10. Aksi bersama "𝙒𝙚 𝙖𝙧𝙚 𝙖𝙡𝙡 𝙢𝙖𝙧𝙠𝙚𝙩𝙚𝙧𝙨"



Kegiatan ini selain dihadiri peserta dari komunitas desa wisata, rintisan wisata, FK Pokdarwis Kota Semarang, FK Desa Wisata Kota Semarang juga dihadiri pelaku wisata dari Horeka (Hotel, restoran dan Cafe) di Kota Semarang,
Terima kasih atas partisipasi teman - teman Horeka dan Hiburan yang telah membantu lancarnya kegiatan ini antara lain : Hotel Grasia, Hotel Surya, Rodjo Resto, Mr K Cafe, Ideologis Cafe, Master piece karaoke, hotel Noerman dan Hotel Grandhika

Insya Allah Program Jalan Terus, dan semoga  terus mendapatkan dukungan dari teman2 stakeholder pariwisata di Kota Semarang yg sudah lebih maju dan mapan 🇮🇩💪👌



Saturday, April 8, 2023



Mengarungi  jeram dengan perahu karet  bagi sebagian orang cukup menantang. Namun, mengarungi jeram menggunakan   ban tentu 10 kali lebih menantang. Tantangan itu bisa diperoleh di wisata   river tubing  Mayangsari, Kelurahan Kalipancur. Istilah  river tubing  digunakan untuk mengarungu jeram menggunakan ban.  River tubing  memanfaatkan daerah aliran sungai (DAS) Kreo yang melintasi sebagian wilayah Mayangsari, Kelurahan Kalipancur.

Di Wisata Mayangsari, wisatawan berkesempatan menyusuri sungai sepanjang tiga kilometer. Selepas menikmati river tubing, makanan khas Wisata Mayangsari sudah menanti untuk disantap yakni udang locok dan sego lepen. Udang locok terbuat dari udang  kali  yang dicampur dengan bumbu. Udang dan bumbu dimasukkan ke dalam bambu khusus jenis  pring legi  kemudian dipanggang di atas bara api.

Wisata Mayangsari  terletak di Jl. Mayangsari Selatan Kelurahan Kalipancur Kecamatan Ngaliyan. Wisata River Tubing Mayangsari dikembangkan oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Mayangsari Wisata River Tubing Mayangsari ini buka setiap hari dari pukul 07.00-15.00 WIB. Harga Paket wisata Mayangsari bervariasi mulai 50.000 - 95.000 untuk umum minimal 15 peserta. Paket tersebut sudah termasuk kuliner udang locok, nasi lepen dan wedang sedang.

Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi instagram di wisata_mayangsari atau klik disini.





Wisata Dung Tungkul merupakan tujuan wisata di Kota Semarang dengan konsep mix antara petualangan dan kuliner. Wisata Dung Tungkul buka setiap hari senin-kamis serta sabtu dan di hari minggu sudah buka mulai pukul 06.30-17.00. Banyak atraksi wisata di Dung Tungkul antara lain : keceh, berenang di sungai, river tubing di sungai alam.

Sementara Wisata Dung Tungkul juga menyediakan berbagai aneka kuliner terdiri dari 14 lapak yang menghidangkan kulinerkhas lokal seperti gendar pecel, nasi jagung, sate kere, kopi, wedang uwuh dan berbagai makanan lainnya.

Transaksi pembelian di Wisata Dung Tungkul ini sangat unik yaitu menggunakan kepeng, yaitu koin terbuat dari kayu yang setiap kepengnya senilai 3000 rupiah. Setiap wisatawan di Wisata Dung Tungkul menukarkan uang rupiahnya dengan kepeng terlebih dahulu sebelum bertransaksi.

Nah, cukup unik dan menarik kan? Yuk kunjung wisata dung tungkul, untuk reservasi bisa klik disini

Friday, April 7, 2023

 

kampung jambu krstal


Kampung Jambu Kristal merupakan daya tarik wisata edukasi petik buah andalan di Kota Semarang. Mengandalkan beragam paket wisata edukasi pertanian, kampung jambu kristal menjadi rujukan buat kalangan petani maupun anak sekolah. Berbagai teknik pembibitan, pencangkokan, penanaman maupun membuat media tanam dan pupuk organik dijelaskan dan dipraktekkan di depan peserta wisata edukasi.

Berikut beberapa paket wisata edukasi yang ditawarkan :



Buah, sayur dan tanaman  yanga da di Kampung Jambu Kristal antara lain jambu kristal, kelengkeng, Pepaya California, Anggrek dan Kentang Hitam. Pada saat musim panen, buah dan sayur ini dapat dibeli secara langsung di Kampung Jambu Kristal yang terletak di RT 03, 04, 05, 10 di RW 02 Kelurahan Wates Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang

Selain bisa dimakan langsung buahnya, Jambu Kristal juga bisa di buat beraneka ragam olahan diantaranya, Jus Jambu Kristal, Manisan Jambu Kristal, Sirup Jambu Kristal, Karamel Jambu Kristal, Pastry Jambu Kristal, dan Madumongso Jambu Kristal. 

Tunggu apalagi? bagi yang akan belajar tentang seluk beluk pertanian buah khususnya jambu kristal dan kelengkeng serta belajar membuat media tanam dan pupuk organik dapat melakukan reservasi disini


📌 Artikel Pilihan
Pendakian Merbabu
Pendakian Merbabu yang Selalu Haru Biru

Gunung Merbabu bukan sekadar tempat mendaki. Setiap langkah menyimpan cerita, perjuangan, dan haru yang selalu membuat rindu untuk kembali.

➜ Baca Selengkapnya

CATATAN HARIAN

Popular Posts

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Malam itu aku terbangun karena celana dan sprei basah. Kukira hanya kejadian biasa, tetapi malam itulah awal perjalanan yang akhirnya membawaku menjalani hemodialisis. Sebuah kisah nyata tentang ujian, harapan, dan ikhtiar.

Baca Selengkapnya »
Hubungi Kami Kariswisata