Sunday, November 26, 2023

Salah satu hasil kesepakatan pertemuan sibarista yang kita prediksi akan berdampak adalah Rencana Fasilitasi Desa Wisata Kandri untuk Menyediakan Booth  dalam Gelar Potensi Desa Wisata & Rintisan wisata yg dikolaborasikan dengan giat Nyadran Kali

Nyadran kali akan dilaksanakan 6 - 7 Januari 2023. Bagi pengelola Deswita & rintisan wisata yang berminat mengisi booth dimaksud, berkenan mengisi list partisipasi kegiatan tersebut

List partisipasi Gelar Potensi Desa Wisata & Rintisan Wisata dalam Event Nyadran Kali, 6 - 7 Januari 2024 di Desa Wisata Kandri

1. Demoyo Village Srikandi (craf dr kertas koran,produk UMKM unggulan olahan jahe,serta paket praktik kilat membuat craf distand)

2.Jamalsari Kedungpane (Nasi Jantung Radja dan berbagai Olahan Makanan Lokal)

3. Omah Ampiran Wonolopo (produk Jamu Jawa, Syrup Jahe rempah wangi, Wedang Uwuh, Syrup Bawang Lanang, Sambal Pecel Pincuk, pupuk kompos dari limbah Jamu)

4, ecoeduwisata mangrove tapak (produk olahan mangrove dan hasil tambak, destinasi wisata, edukasi)

5.Kampoeng Djadhoel Laksmi Art Batik (Membatik di Secarik Kain & Edukasi di Totebag)

Silahkan di isi bagi yang berminat untuk di kalkulasi kebutuhan faislitasi oleh tuan rumah

26 Nopember 2023

Presiden Sibarista


Semangat Pagi Para Pejuang Desa Wisata dan Rintisan Wisata Kota Semarang, Semoga Tuhan Selalu Menjaga dan Melindungi Kita Semua

Semangat kolaborasi untuk menimbulkan dampak positif bagi kemajuan desa wisata & rintisan wisata seakan menjadi RUH sibarista dan para anggotanya. Desa Wisata Kandri yang sempat melaju kencang sendirian, pada tahun 2019 kita coleg coleg agar mau membagi ilmu dan pengalaman yang dimilikinya kepada desa wisata & rintisan wisata lain di Kota Semarang. 

Dengan kebesaran hati dan sikap Legowo para pengelola Kandri antara lain pak @Saipul Kandri Baru Lagi , pak @pak duki Kandri mas @Zubaidi Kandri mas @Lek Wakhid Kandri mas @Suhono Kandri mau mengajak dan mendorong rekan rekan yang lain untuk bergerak bersama dan maju bersama

Sejak saat itulah Kandri yang tadinya melaju kencang sendirian dg indikator pendapatan 1 tahun kurleb 2 Milyar dimuat di beberapa media wisata termasuk media lokal Bali kembali ke pangkuan kita semua mengirimkan local champion terbaik nya untuk berbagi sana sini dengan semangat nyawiji dalam wadah sibarista

Apa yg ingin saya sampaikan? Mungkin banyak orang hebat disini, Mungkin juga banyak yg punya produk hebat, ilmu hebat, pengalaman hebat. Namun bila semua itu hanya untuk diri sendiri, tidak akan berdampak untuk masyarakat

Jadi.... Mari kita tiru sikap mental para tokoh desa wisata Kandri dan juga tokoh2 sibarista untuk selalu bergerak bersama, mau berbagi dan berkolaborasi memajukan pariwisata kota Semarang

Semangat pagi, selamat prepare menuju rutinitas kerja masing2 🙏

27 Nopember 2023

Presiden Sibarista


Wednesday, November 8, 2023


Komunitas Sinau Bareng Pemasaran Pariwisata kembali membuat gebrakan dengan menggelar penganugerahan penghargaan untuk marketer lokal (Mar-klok) terbaik pada hari selasa, 24 Oktober 2023 di Hotel Up Peak Simpang Lima. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Disbudpar Kota Semarang yang diwakili oleh Sekretaris Disbudpar Kota Semarang, Bapak Syamsul Bahri Siregar.

Babak Grand Final di ikuti oleh 3 Finalis yaitu Sumarman dari Omah Ampiran Wonolopo, Zubaidi dari Desa Wisata Kandri dan Suhono dari Desa Wisata Kandri. Ketiga finalis mengalahkan 24 peserta lainnya dari 15 desa wisata dan rintisan wisata di Kota Semarang.

Dewan Juri terdiri dari 1 Juri Kehormatan yaitu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ketua Dewan Juri : Angga, Sales Manajer Hotel Grandhika, Juri 1 : Roy Yuzaen, Sales Manajer Hotel Quest, Juri 2 : Wahyu Kosmos, Sales Manajer Artotel, Juri 3 : Eko, Sales Manajer Hotel Up Peak.

Babak Grand Final Sibarista Marketer Award terdiri 3 Sesi yaitu Sesi Paparan Portofolio masing - masing peserta 3 menit, Sesi Pertanyaan oleh Panelis dan saling bertanya antar Finalis. Dan setelah melalui penjurian yang cukup alot, terpilih satu pemenang yang berhak membawa piala yaitu Sumarman dari Omah Ampiran Wonolopo dan mendapatkan uang pembinaan 1 juta rupiah. Sementara Suhono dan Zubaidi menempel ketat dibelakangnya dan berhak meraih uang pembinaan masing - masing sejumlah 1 juta rupiah.

Untuk menyaksikan keseruan babak grand Final dapat disaksikan pada link Youtube diatas.



Sunday, October 22, 2023

Semangat pagi sedulur pejuang rintisan wisata & desa wisata, semoga Tuhan selalu menjaga dan melindungi kita semua

Hari Selasa 24 Oktober 2023, Komunitas  sibarista  (Sinau Bareng Pemasaran Pariwisata) Kota Semarang akan menggelar Sibarista Marketer Award 2023. Sebuah ajang penghargaan  paling bergengsi untuk marketer lokal (Mar-klok) desa wisata & rintisan wisata di Kota Semarang. Event ini akan di siarkan secara langsung melalui livestreaming akun YouTube disbudpar kota semarang

SIBARISTA MARKETER AWARD (SMARD) adalah salah satu tahapan pelaksanaan program  WE ARE ALL MARKETERS. Program sekaligus komitmen bagi Mar-Klok bahwa setiap dari kita adalah pemasar. Sebuah program untuk menciptakan produk wisata & pemasar yang berkualitas guna  mendongkrak kuantitas penjualan paket wisata di rintisan wisata & desa wisata.

Jangan lupa  catat jadwalnya dan tonton livestreaming di akun disbudpar kota Semarang hari Selasa, 24 Oktober 2023 mulai pukul 08.45 wib.

Matur nuwun 🙏


Sunday, September 3, 2023

1. Tujuan Inisiasi

Inisiatif inovasi “Perintisan Ekowisata Sungai – Curug Gondoriyo” bertujuan untuk mengatasi  permasalahan yaitu:

a. Kota Semarang masih kekurangan Atraksi/Daya Tarik Wisata baik secara kuantitas maupun kualititas

b. Potensi Sungai yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai atraksi wisata

c. kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan sungai.

d. Kegiatan Kelompok Sadar Wisata yang pasif dan Kurang Terarah

Dengan perintisan wisata Sungai Curug Gondoriyo diharapkan mampu menciptakan atraksi baru yang berkualitas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kenyamanan sungai melalui pemberdayaan kelompok sadar wisata



2. Keselarasan dengan kategori yang dipilih

Kegiatan inovasi ini sangat mendukung dan sejalan dengan 12 SDGs antara lain  :

TUJUAN 8. Mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja penuh dan produktif dan pekerjaan yang layak bagi semua

TUJUAN 9. Membangun infrastruktur yang tangguh, mendukung industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan dan membantu perkembangan inovasi

TUJUAN 15. Melindungi, memulihkan dan mendukung penggunaan yang berkelanjutan terhadap ekosistem daratan, mengelola hutan secara berkelanjutan, memerangi desertifikasi (penggurunan), dan menghambat dan membalikkan degradasi tanah dan menghambat hilangnya keanekaragaman hayati


3. Signifikansi (Arti Penting ) 

  • Potensi Curug yang terbengkalai menjadi menjadi daya tarik ekowisata yang dikelola masyarakat dengan baik
  • Potensi Masyarakat / Kelompok Sadar Wisata belum terberdayakan menjadi lebih berdaya dengan adanya kegiatan pengelolaan daya tarik ekowisata curug Gondoriyo
  • Kelompok sadar wisata yang semula anggotanya pasif, dan berpotensi konflik antar anggota menjadi lebih kompak, lebih semangat dan punya rasa bangga atas hasil usaha kerasnya secara bersama sama membangun daya tarik ekowisata yang diakui dan dikunjungi masyarakat luas
  • Kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi lingkungan sungai yang masih rendah menjadi lebih sadar dan peduli akan arti pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan sungai
  • Potensi ekonomi belum tergarap menjadi muncul terdampak dari kegiatan ekowisata curug, seperti tiket masuk, parkir, penjualan paket wisata dan juga penjualan makan – minum dan souvenir

4. Inovasi (Kebaruan atau Keunikan atau keaslian)

Kegiatan ini dapat dikatakan kreatif dan inovatif :

a. Pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan Partisipatory rural appraisal  (PRA) belum pernah dilaksanakan di Disbudpar Kota Semarang, yang menurut pertimbangan penulis sangat cocok untuk pengembangan ekowisata sungai. (Inovasi Proses )

b. Dalam pelaksanaannya menghadapi berbagai macam kesulitan dan dipecahkan secara kreatif antara lain :

  • Dalam pengembangan atraksi air terjun dihadapkan pada kondisi air yang keruh, kemudian setelah dilakukan diskusi dan bencmarking literatur dibuatlah wisata malam dengan memasang lampu pada tebing curug sehingga terciptalah lighting fountain sebagai atraksi wisata utama ekowisata curug gondoriyo.
  • Untuk memperkuat karakter ekowisata sungai (Curug Gondoriyo) dilakukan kolaborasi dengan pelaku usaha ekonomi kreatif dari beberapa sub sektor antara lain : fotografi, seni pertunjukan, kuliner dll

Inovasi yang dikembangkan ini adalah modifikasi dari konteks lain. Untuk metodologi PRA biasanya dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat untuk pemberdayaan di daerah Rural sedangkan lighting fountain memodifikasi dari hasil benckmarking literatur.

5. Transferabilitas (Sifat dapat diterapkan pada konteks/tempat lain).

Inovasi ini sedang dalam proses replikasi untuk perintisan wisata sungai mayangsari, wisata curug kedunggandul, wisata banjir kanal barat dan tidak menutup kemungkinan direplikasi untuk wilayah lain yang masih bernuansa rural/pedesaan 

bersambung


Friday, September 1, 2023

Marketing Skill Up merupakan salah satu tahapan dari Program We Are All marketers Sibarista. Kegiatan yang berlangsung 30 Agustus 2023 di Rodjo Resto Siliwangi ini bertujuan untuk membekali para marketer lokal dari desa wisata dan rintisan wisata se Kota Semarang tentang konwlegde, skill dan praktek pemasaran langsung atau #directselling 

Peserta terdiri 23 Orang marketer lokal dari 12 Desa Wisata & Rintisan Wisata serta 1 Restoran Lokal Semarang  yaitu: Desa Wisata kandri, Desa Wisata Nongkosawit, Omah Ampiran Wonolopo, Wisata Mayangsari, Kampung Jambu kristal, Taman Setramban, Wisata Demoyo, Resto Rodjo, Kampung Pelangi, Curug Gondoriyo, Wisata Perahu Waduk Jatibarang, Desa Wisata Kedungpane (wisata jamalsari) dan Wisata Dung Tungkul Matesih.

Narasumber yang kita sebut fasilitator merupakan Sales Manager dari 6 Hotel berbintang di Kota Semarang yaitu : Hotel Grandhika, Artotel, Hotel Up Peak, Hotel Horison Alaska, Hotel Quest Simpang Lima dan  Hotel Noormans

Metode pembelajaran kombinasi antara diskusi kelompok dan praktek individu untuk setiap tahapan pemasaran langsung. Peserta di bagi ke dalam 4 Kelompok, dipimpin oleh seorang ketua kelompok dan dibimbing oleh seorang fasilitator. Setelah menyelesaikan diskusi kelompok, setiap peserta diminta menentukan target pasar yang akan dikunjungi untuk penugasan pemasaran langsung atau direct selling selama 2 minggu setelah pelaksanaan Marketing Skill Up.

Pasca penugasan akan di evaluasi case by case oleh fasilitator kemudian dibuat alternatif tindaklanjutnya :

1. Apakah peserta sudah mampu melaksanakan pemasaran langsung dengan baik? maka akan dilanjutkan ke tahap pembekalan untuk "table top handling"

2. Apakah masih ada hal - hal detail yang belum dikuasai oleh peserta sehingga perlu dilakukan pembekalan tambahan teknis direct selling? maka akan dilaksanakan pembekalan tambahan materi pemasaran langsung

3. Apakah masih ada komplain terhadap kesesuaian paket wisata dan harga yang ditawarkan? maka akan dilakukan evaluasi berdasarkan masukan di lapangan.

Semoga kegiatan yang merupakan inovasi program pemasaran desa wisata dan rintisan wisata ini mendapatkan hasil yang diharapkan dan berdampak bagi penjualan produk wisata masing - masing.



Kegiatan Workshop Uji Petik Penyusunan Rancangan SKKNI, KKNI dan Skema Okupasi Bidang Kepemanduan Wisata Taman Rekreasi ini berlangsung di Satoria Hotel, Jogja ada tanggal 30 Agustus 2023 mulai pukul 09.00 - 17.00 Wib.  Sebagai seroang yang sehari - hari bergerak di lapangan melakukan pemberdayaan masyarakat, tentu ini merupakan pengalaman baru bagimana mencermati sebuah rancangan Standar Kompetensi. 



Berdampingan dengan para expert dibidang kepemanduan dan pengelolaan Taman rekreasi menjadikan kita bisa berdiskusi tentang banyak hal. Pesertanya emang top dan keren - keren seh. Apalagi waktu diskusi detail per kelompok, menjadikan pemahaman kita tentang sebuah standar kepemenaduan wisata taman rekreasi bertambah mantap dan luas.

Di akhir acara, sebagai wakil Perhimpunan Pengurus Taman Rekreasi Indonesia DPD Jateng, saya diminta menandatangani hasil kesepakatan pembahasan selama workshop untuk menjadi dokumen usulan ke Kementerian Pariwisata dan BNSP.

Demikian sekelumit cerita untuk dokumentasi pribadi cerita harian dan juga memori di masa depan.

📌 Artikel Pilihan
Pendakian Merbabu
Pendakian Merbabu yang Selalu Haru Biru

Gunung Merbabu bukan sekadar tempat mendaki. Setiap langkah menyimpan cerita, perjuangan, dan haru yang selalu membuat rindu untuk kembali.

➜ Baca Selengkapnya

CATATAN HARIAN

Popular Posts

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Satu Malam, Ranjangku Seperti Kebanjiran

Malam itu aku terbangun karena celana dan sprei basah. Kukira hanya kejadian biasa, tetapi malam itulah awal perjalanan yang akhirnya membawaku menjalani hemodialisis. Sebuah kisah nyata tentang ujian, harapan, dan ikhtiar.

Baca Selengkapnya »
Hubungi Kami Kariswisata